KAB.CIREBON, (FC).- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Kabupaten Cirebon berencana melakukan pembenahan di Kawasan Pusat Kuliner dan Pasar Batik Trusmi yang belakangan kembali sepi pengunjung.
Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi Disperdagin Kabupaten Cirebon, Ardiles Alfa Jatiwantoro, mengatakan pembenahan akan difokuskan pada pelebaran pintu masuk kawasan yang saat ini hanya sekitar empat meter dan kerap tertutup pedagang di bagian depan.
Selain itu, Disperdagin juga akan menata ulang area kuliner, termasuk pembangunan area duduk bagi pengunjung.
“Masalah utama memang ada di akses masuk. Itu yang akan kita benahi. Selain itu, kita juga akan menghidupkan kembali event-event mingguan sebagai daya tarik pengunjung,” kata Ardiles, Senin (2/2).
Sebelumnya, aktivitas di kawasan Pasar Batik Trusmi, Desa Weru Kidul, Kecamatan Weru, terpantau meredup. Sejumlah fasilitas tampak kurang terawat, sementara banyak pedagang memilih berhenti berjualan karena minimnya pembeli.
Salah seorang pedagang, Yogi, menyebut kerusakan fasilitas, maraknya PKL di luar kawasan, serta minimnya promosi menjadi penyebab utama sepinya pengunjung.
“Dari sekitar 50 pedagang di dalam, sekarang tinggal sekitar 12. Dulu hampir tiap minggu ada acara, sekarang sudah jarang,” ujarnya.
Pemerintah daerah diharapkan segera merealisasikan rencana pembenahan tersebut agar Pasar Batik Trusmi kembali hidup dan menjadi destinasi belanja serta kuliner unggulan Kabupaten Cirebon. (Ghofar)














































































































Discussion about this post