KUNINGAN, (FC).- Tradisi Seni Kontes Laga Domba yang diikuti dari berbagi daerah, berlangsung di Desa Subang.
Agenda itu dibarengi dengan acara Pesta Patok Silahturahmi Budak Angon Desa Subang bekerjasama dengan Himpunan Peternak Domba-Kambing Indonesia (HPDKI), Sabtu (7/5).
Ketua HPDKI Kuningan Ade Petruk, menyampaikan seni kontes domba yang akan dinilai, diantaranya gaya, postur, kelincahan kekuatan, dan lainnya bisa disaksikan sendiri.
“Alhamdulillah untuk Kuningan termasuk Desa Subang ada juga Selajambe banyak domba yang diikut sertakan. Pelestarian Tradisi Seni Kontes Laga Domba akan menjadi daya tarik sebagai tontonan sekaligus meningkatnya nilai ekonomi bagi peternak. Jadi kalau domba dari Desa Subang atau Selajambe yang bagus, otomatis bisa naik harganya. Dan Kami tegaskan bahwa dikontes laga domba, sama sekali tidak ada perjudian,” jelas Ade Petruk.
Ade Petruk mengaku optimis bahwa tahun depan akan menyelenggarakan kegiatan ini dengan lebih meriah lagi. Dirinya mengklaim sanggup menghadirkan sekitar 700 domba se-Jawa barat.
Dalam kesempatan itu, dilakukan juga pengukuhan pengurus PAC HPDKI Desa Subang, selaku ketuanya Ayi Zainul Hikayat. Hadir Juga Anggota DPRD, Unsur Muspika, Aparatur Desa dan ratusan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kuningan Acep Purnama menyampaikan terima kasih kepada HPDKI yang selalu konsisten dina ngamumule tradisi seni, nyaeta ngamumule tradisi seni titinggal sesepuh urang sadaya dina kontes laga lomba. Dalam pelestarian tradisi seni Kontes Laga Domba dapat dikembangkan juga menjadi peluang usaha.
“Selamat datang kepada para peserta dari luar Kuningan, penyelenggara dan lainnya di Desa Subang dina raraga pesta patok. Dihaturkan terima kasih masih dina suasana Idul Fitri urang tiasa ngahibur, tiasa ngintunkeun naon nu ku urang tos dipilakon, diantawisna lain sakur ngurus embe tapi juga kontes. Semoga melalui kegiatan ini akan menjadi ikhtiar untuk melestarian tradisi seni yang yang sudah diwariskan, sekaligus bisa mengembangkan tarap perekonomian masyarakat,” jelas Acep. (Ali)















































































































Discussion about this post