KAB.CIREBON, (FC).- Satuan Lalu Lintas Polresta Cirebon langsung turun ke lokasi kecelakaan antara truk pengangkut air dan kereta api di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Rabu pagi (21/1/).
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama melalui Kasatlantas Polresta Cirebon Kompol Mangku Anom Sutresno memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, benturan keras mengakibatkan Masinis Sujud Santoso sempat pingsan, sementara Asisten Masinis Linda mengalami kondisi terjepit di bagian depan lokomotif yang mengalami kerusakan.
“Ada tiga korban luka, yakni Masinis, Asisten Masinis, serta sopir truk bernama Abi. Seluruh korban telah dievakuasi dan saat ini menjalani perawatan medis di RSUD Waled. Secara umum kondisi korban mengalami luka ringan, namun sempat mengalami syok dan trauma,” ujar Kompol Mangku Anom.
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk pengangkut air melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu dan mengalami mati mesin tepat di atas rel.
Masinis kereta telah memberikan peringatan dengan membunyikan klakson berulang kali, namun sopir truk tidak berhasil menghidupkan kembali kendaraannya dan akhirnya melompat untuk menyelamatkan diri.
Akibat kejadian tersebut, truk tertabrak dan terseret oleh rangkaian kereta api. Proses evakuasi korban, termasuk Masinis dan Asisten Masinis, sempat berlangsung di lokasi kejadian sebelum seluruh korban dilarikan ke rumah sakit.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintas di perlintasan sebidang, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu, guna menghindari kejadian serupa. (Nawawi)











































































































Discussion about this post