KOTA CIREBON, (FC).- Pemkot Cirebon melakukan penyesuaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021.
Penyesuaian ini karena masih berlangsungnya pandemi Covid-19, yang mempengaruhi berbagai sektor.
Hal ini dikemukakan Walikota Cirebon Nashrudin Azis, usai penandatanganan nota kesepakatan, antara Pemkot dengan DPRD Kota Cirebon, tentang Perubahan RPJMD Kota Cirebon 2021 di Ruang Rapat Utama Griya Sawala DPRD, Jumat (22/1).
Dikatakan Azis, penyesuaian ini tetap mengacu pada aturan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Dan rencana perubahan RPJMD ini baru pertama kali terjadi selama dia menjabat.
“Kita berupaya menyesuaikan sejumlah sektor yang terdampak pandemi Covid19,” tegasnya.
Salah satu contohnya mengenai pendidikan, yang menjadi salah satu sektor yang terdampak saat terjadi pandemi covid19. Diyakininya, ada pengaruh terhadap kualitas pendidikan.
Untuk itu harus ada terobosan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan pasca pandemi Covid19 kelak.
“Selian itu, sektor kesehatan, ekonomi dan lainnya pasti ada perubahan. Namun kami sudah berupaya melakukan pembangunan, walaupun dengan berbagai keterbatasan,” imbuhnya.
Baca juga: Perubahan RPJMD Tidak Mengubah Visi dan Misi Pemprov
Ditempat yang sama, Kepala BP4D Iing Daiman menambahkan, penyesuaian RPJMD Kota dilakukan sebagai dampak dari pandemi Covid19.
Semakin banyak penduduk yang miskin karena kehilangan pekerjaan, menurunnya daya beli dan lainnya.
Untuk sektor pariwisata, Iing menyampaikan, anggaran proyek Kota Tua tidak terkena recofusing.
Sehingga pembangunannyan tetap bisa berjalan dan bisa menjadi pemulihan sektor pariwisata di Kota Cirebon.
“Kita juga akan berkoordinasi dengan pemprov, untuk membahas bagi hasil pajak kendaraan bermotor. Ini potensi yang luar biasa. Khususnya untuk menambah pendapatan Kota Cirebon,” ucapnya.
Sementara itu ketua DPRD Kota Cirebon Affiati, menjelaskan bahwa penyesuaian dan perubahan dimungkinkan saat terjadi bencana alam, krisis ekonomi dan lainnya.
“Pemkot Cirebon perlu mengambil berbagai langkah tepat stabilitasi,” ungkap Affiati. Khususnya penanganan saat dan pasca pandemi Covid-19,” jelas politisi Partai Gerindra ini. (Agus)
Baca juga: Pandemi Covid-19, Pemkot Cirebon Rubah RPJMD













































































































Discussion about this post