KAB. CIREBON, (FC).- H Abdul Karim Ketua Koperas Pondok Pesantren (Kopontren) Al Azhariyah setiap harinya membantu ribuan orang yang menggantungkan hidupnya dari tambang batu alam Gunung Kuda di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
Ada sekitar 500 orang karyawan yang terlibat dalam usaha tambang batu alam, baik buruh lapangan, pekerja di perusahaan, pengusaha maupun warga sekitar.
“Sekitar 500 orang yang terlibat dalam usaha tambang itu dengan beragam peran. Dari 500 orang itu ada istri dan sedikitnya 2 anak. Artinya, 2.000 orang bergantung pada usaha tersebut. Dalam hal ini, Pak H Abdul Karim hadir untuk banyak orang,” kata Yudi Aliyudin kuasa hukum H Abdul Karim, Senin (2/6).
Kepada para wartawan, Yudi mengatakan, kliennya selama ini juga menaruh kepedulian terhadap warga dan lingkungan sekitar tambang. “Kami menyampaikan fakta bahwa H Karim ada perhatian terhadap anak yatim, janda kurang mampu, tempat ibadah dan sekolah. Bahkan, H Karim membangun masjid dan beliau ketua DKM-nya. Beliau juga membantu biaya pendidikan siswa MI di sekolah sekitar tambang. Ada banyak sisi positif yang dilakukan H Karim,” ujarnya didampingi istri dan anak-anak H Karim.
“Kami juga sudah memberikan santunan kepada karyawan yang meninggal. Untuk korban lain, masih dalam proses validasi. Tak lupa kami atas nama H Karim dan keluarga menyampaikan turut prihatin dan duka yang mendalam atas peristiwa yang terjadi,” pungkas Yudi. (Ghofar)














































































































Discussion about this post