KOTA CIREBON, (FC).- Ratusan mahasiswa Cirebon, melakukan aksi unjuk rasa, Rabu (20/10). Mereka sempat memblokir perempatan Jalan Pemuda dan Jalan Brigjen Dharsono (Bypass), sehingga terpaksa kendaraan beralih masuk ke kawasan stadion Bima.
Mereka turun ke jalan sebagai refleksi dua tahun pemerintahan Jokowi. Dalam orasinya mahasiswa mengkririk langkah pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan yang tidak pro rakyat.
Mahasiswa menilai, selama dua tahun pemerintahan Jokowi di periode kedua ini, banyak kebijakan yang justru pro terhadap penguasa dan justru menyengsarakan rakyat.
“Kita lihat dan rasakan, banyak kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat. Padahal pemerintah berjanji akan mensejahterakan rakyatnya,” cetus pendemo.
Sempat terjadi ketegangan, karena ada pembakaran ban bekas dan aksi dorong mendorong antara petugas kepolisian Polres Ciko dengan mahasiswa.
Petugas memaksa mahsiswa membuka blokir Jalan Bypas dan melepaskan truk yang dibajak sebagai tempat orasi. Setelah negosiasi alot, akhirnya petugas berhasil mengosongkan dan membersihkan jalan dari aksi demo mahasiswa.
Aksi demo ini menuai komentar dari pengguna jalan, Setiono (46) sopir truk angkutan semen ini terpaksa memutar masuk ke Kawasan Stadion Bima, guna menghindari pemblokiran jalan.
“Repot mas, truk saya panjang, masuk ke jalan kecil yang banyak kendaraan lainnya. Kalau demo boleh saja, tapi ya tempatnya jangan di jalan, apalagi ini jalan utama. Saya agak telat kirim barang jadinya,” tutupnya. (Agus)
















































































































Discussion about this post