KUNINGAN, (FC).- Ratusan warga kembali memadati kediaman keluarga Bupati Kuningan pada malam ketujuh rangkaian doa dan tahlil untuk Almarhum Drs. H. Sukardi Kartapermata Bin Kartasaid, ayahanda Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar, Rabu (3/12).
Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, Sekretaris Daerah Drs. U. Kusmana, jajaran perangkat daerah, tokoh masyarakat, kerabat, serta ratusan warga yang datang bergantian untuk mendoakan almarhum.
Bupati Dian menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas ketulusan seluruh pihak yang terus memberikan dukungan sejak almarhum berpulang pada 27 November 2025.
“Dari lubuk hati terdalam, kami sekeluarga menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada bapak dan ibu yang hadir maupun yang telah mendoakan dari jauh. Kehadiran bapak ibu adalah bentuk penghormatan kepada almarhum sekaligus kekuatan bagi kami yang sedang berduka,” ujar Bupati Dian.
Ia juga memohon doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Semoga almarhum diterima iman Islamnya, diampuni segala khilafnya, dan diberikan kemuliaan di sisi Allah SWT,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Dian mengapresiasi perhatian luas dari berbagai pihak. Ucapan duka dan karangan bunga datang dari Gubernur Jawa Barat, para bupati dan wali kota se-Jabar, Forkopimda, dunia usaha, perbankan, rumah sakit, perhotelan, organisasi masyarakat, KORPRI, institusi pendidikan, media, hingga komunitas masyarakat.
“Mohon maaf tidak dapat kami sebutkan satu per satu, namun doa dan perhatian tersebut sangat berarti bagi keluarga kami,” tuturnya.
Almarhum Drs. H. Sukardi Kartapermata dikenal sebagai figur panutan di Kabupaten Kuningan sebagai pendidik, pembimbing, politisi, sekaligus teladan yang turut melahirkan generasi pemimpin di daerah hingga tingkat nasional. Rangkaian doa malam ketujuh menjadi momen kebersamaan sekaligus penghormatan mendalam atas warisan keteladanan yang ditinggalkan almarhum. (Angga)













































































































Discussion about this post