MAJALENGKA, (FC).- Ratusan massa mahasiswa di Majalengka melakukan aksi demonstrasi protes wacana Presiden Jokowi 3 periode dengan memblokade Jalan Provinsi di Pusat Kota Majalengka, Senin (11/4).
Hal itu membuat kendaraan yang melintas di kawasan tersebut harus menggunakan jalur alternatif yang sudah diarahkan oleh kepolisian.
Koordinator Aliansi Mahasiswa Majalengka, Aziz Al-Alim mengatakan, pihaknya memang memusatkan aksi demonstrasi di Gedung DPRD Majalengka. Di mana, lokasi gedung tersebut persis berada di Jalur Provinsi atau di Pusat Kota Majalengka.
“Semoga dengan begitu, ada atensi dan ditemui langsung oleh para anggota dewan,” ujar Aziz, Senin (11/4).
Dia mengatakan, tuntutan dari mahasiswa itu di antaranya menolak kenaikan harga BBM, menuntut stabilitas dan bahan pokok sembako, menolak perpanjangan jabatan presiden tiga periode dan menolak penundaan Pemilu 2024.
“Ini bagian ekspresi keresahan kawan-kawan mahasiswa di Majalengka,” ucapnya.
Pantauan di lokasi, terlihat ratusan mahasiswa yang tergabung dalam beberapa kampus dan organisasi kemahasiswaan di Majalengka masih berorasi di jalur provinsi tersebut.
Saat ini, ratusan mahasiswa itu sudah ditemui langsung oleh Ketua DPRD dan para anggotanya. Sejumlah tuntutan pun sudah disampaikan dan akan menjadi rekomendasi ke pemerintah pusat.
Ketua DPRD Kabupaten Majalengka Edy Anas Djunaedi, setelah menerima beberapa tuntutan dari mahasiswa mengatakan, pihaknya akan secepat mungkin menyampaikan aspirasi mahasiswa ini ke tingkat pusat.
Dirinya menyadari berbagai keluhan mahasiswa, sebagai wakil rakyat dirinya merasakan dampak dari berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan masyarakat.
“Aspirasi ini akan secepatnya akan kami sampaikan baik kepada pemerintah ataupun DPR RI,” tegas Anas singkat. (Munadi)












































































































Discussion about this post