Pewarnaan alam dengan rendaman lumpur menghasilkan warna hitam natural dan alami yang membuat Afrika Selatan jatuh cinta pada produk lokal buatan Desa Jeruleueut Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka ini.
Di tangan perajin handal, bahan baku rotan bertransformasi menjadi produk berkualitas tinggi. Mengedepankan desain ekslusif, kerapian, serta legalitas bahan, produk CV Dita Mandiri Persada sukses go ekspor dan mengangkat kekayaan Indonesia ke panggung dunia, bahkan saat ini sudah mulai dilirik pasar Eropa.
“Kami menjadi mitra BI Cirebon sebagai UMKM champions IKRA sejak awal tahun 2020. Selama menjadi mitra BI Cirebon, banyak hal yang telah kami peroleh, antara lain; program pelatihan on boarding, mengikuti pameran fisik maupun virtual dan lainnya.”ujar Asep Surahman.
Ekspor yang dilakukan saat ini sebanyak 700 set dengan tujuan Afrika Selatan. Order dari buyer terdiri dari beberapa article yaitu keranjang (oval pot, roud pot, rect basket, square log basket, round log basket).
Di tengah pandemi Covid-19, CV Dita Mandiri Persada masih mampu menembus pasar di luar negeri dan dapat tetap eksis melakukan penjualan untuk produk rotannya.
Sebagai bentuk apresisasi dan menggugah semangat umkm di Kabupaten Majalengka KPw BI Cirebon juga sekaligus memberikan Program Sosial Bank Indonesia dalam bentuk rumah produksi (Workshop) dan sarana produksi kerajinan rotan bagi Kelompok Pegrajin Rotan Karvala Desa Leuwilaja Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka. (Andriyana)

















































































































Discussion about this post