Masih menurut Een, upaya pencarian sang ibu masih terus dilakukan bersama kedua adiknya.
Akan tetapi dirinya terbentur ketidakpahaman terkait cara dan langkah yang tepat agar proses permohonan pencarian dan pemulangan sang ibu bisa tersampaikan dengan benar, agar bisa membawa sang ibu berkumpul kembali dengan keluarga.
Mewakili keluarga dirinya berharap kepada Disnakertrans Kabupaten Cirebon, BNP2TKI atau sekarang BP2MI, KJRI Riyadh, para pemerhati PMI dan semua pihak bisa membantu untuk dapat memulangkan sang ibu ke pangkuan keluarga.
“Kami hanya ingin ibu bisa segera ditemukan dan bisa dipulangkan, kami mohon bantuan semua pihak bisa membantu apa yang menjadi harapan keluarga kami,” harapnya.
Kuwu Desa Hulubanteeng Lor, Sutardi mengakui jika keluarga Jaeni sudah mengupayakan pencarian sejak bertahun-tahun lalu,
Sebagai aparat pemerintah di tingkat bawah, pihaknya akan mendorong siapapun yang ingin mengupayakan pencarian dan sampai pemulangan Jaeni.
Kepergiannya ke luar negeri menjadi PMI telah membawa persoalan baru lantaran sudah 30 tahun tak pernah pulang dan kabarpun tidak pernah ada.
“Jaeni memang warga kami. Bila memang ada pihak yang ingin membantu proses pencarian dan pemulangan Jaeni dan membutuhkan dokumen kami siap membantu,” ujar Kuwu. (Nanawi)
















































































































Discussion about this post