KAB. CIREBON, (FC).- Persiapan Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Daerah (BK PORDA) di Tahun 2022 mendatang, seluruh pelatih Cabang Olahraga (Cabor) di Kabupaten Cirebon dihimbau untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran para atlitnya.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) H. Hartono, dalam kegiatan pelatihan pelatih di masa pandemi yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), bertempat di Hotel Apita, Selasa (22/12).
Untuk mendukung peningkatan kebugarannya sendiri, dijelaskan H. Hartono, perlu didukung dengan pelatih yang dapat mendesain metode dalam latihan atlit.
“Yang dibutuhkan adalah inovasi dan kreativitas para pelatih, dan dengan hal tersebut yang paling penting perlu diperhatikan pelatih adalah bagaimana membentuk latihan yang bagus,” tutur H. Hartono dalam sambutannya, Selasa (22/12).
“Karena, kemampuan dan kehebatan atlit itu tidak bergantung pada ketua ataupun sekretaris Cabor. Melainkan, bergantung pada pelatih yang memberikan arahan pada atlet, disinilah peran pelatih agar tidak memporsir dengan keras baik tenaga maupun kondisi psikologis para atlit. Sehingga, baik kebugaran atlitpun maksimal,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Edi pun turut menyampaikan, latihan atau olahraga tetap perlu dilakukan karena, olahraga pun salah satu bentuk pencegahan dan perlawan terhadap Covid-19, dan harus dimaksimalkan, namun secara bertahap.
“Boleh olahraga dan latihan, tapi misalkan lari 10 kilometer dikurangi jangan langsung diporsir, karena kondisinya pun lagi pandemi,”ucapnya.
Dikhawatirkan, sambung Edi, ketika terlalu lelah maka atlit akan mudah terserang berbagai penyakit. Jadi, ketika olahraganya lari, maka dicicil terlebih dulu, misalkan 5 atau 7 kilometer dulu.
Menurutnya, olahraga ideal dilakukan pada waktu pagi, siang, dan sore hari. Kalaupun pada malam hari, diusahakan jangan melewati batas paling maksimal yaitu pukul 11 malam.
“Kalau bisa dibawah jam 11, karena tidak baik bagi tubuh. Kan malam itu waktu untuk istirahat,” tutur Edi, pada audiens.
Sementara itu, untuk mendukung materi pada kegiatan yang dihadiri 40 cabor se-Kabupaten Cirebon ini, KONI pun menghadirkan pemateri dari Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC).
Ketua KONI Kabupaten Cirebon, Hengky Choernia mengungkapkan, kegiatan yang berlangsung selama 1 hari ini dilaksanakan guna mengedukasi para pelatih. Sehingga pelaksanaan BK PORDA 2022 mendatang dapat maksimal.
“Ya, kegiatan ini merupakan agenda rutinan tapi, karena mendekati BK PORDA dan sedang dalam masa pandemi maka, ada beberapa materi yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” papar Hengky.
Untuk ditahun mendatang, sambung Hengky, akan benar-benar difokuskan materi pelatihannya untuk BK PORDA .
Sekretaris Umum (Sekum) KONI Kabupaten Cirebon, Arief menambahkan hal ini merupakan kewajiban setiap Cabor untuk hadir, karena menyangkut kepentingan masing-masing juga.
“Dan alhamdulillah ke 36 cabor dan ditambah dengan 4 cabor baru ini hadir secara keseluruhan,”katanya.
Tentu, lanjutnya, materi-materi yang ada menurut Arief sudah sangat bagus, mulai dari masalah waktu olahraga hingga gizi, imun, dan terakhir peregangan atau streching yang baik.
Salah satu peserta yang merupakan Ketua Bidang Kompetisi dan Atlet ESI Kab Cirebon, Rizki Adytia Acna menyatakan, kegiatan ini sangat bagus. Karena, meski olahraga e-sport bukan olahraga fisik tetap olahraga tetap bugar dan sehat menjadi poin utama.
“Gizi seimbang, olahraga, dan kualitas tidur kita juga tetap harus diperhatikan, apalagi kita cuma duduk dan lihat layar hp. Maka, tetap perlu asupan gizi seimbang,” pungkasnya. (Sarrah/Job/FC)















































































































Discussion about this post