Padahal menurut Erni, antusias masyarakat untuk ikut memeriahkan ultah desanya sudah jauh-jauh hari mempersiapkan, karena pihak Pemdes sendiri sudah merancang untuk Ultah ke-35 di tahun ini akan digelar acara besar-besaran. Tetapi rencana yang sudah dirancang tersebut akhirnya kandas.
“Kesedihan dialami seluruh warga yang sudah menanti sekian lama untuk merasakan kebahagian lewat ajang ulang tahun desa, tetapi sebagai masyarakat juga tidak tahu harus menyadari akan kebijakan pemerintah pusat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kuwu Desa Curug Wetan, Jaenudin, mengungkapkan pihaknya sangat paham dengan kekecewaan yang dirasakan oleh warga, karena mereka sudah mempersiapkan berbagai kegiatan, seperti karnaval, lomba kreasi, dan hal lainnya.
“Sayangnya semua yang telah dipersiapkan harus pupus karena adanya larangan dari pemerintah dalam hal yang bersifat adanya kerumunan massa,” ucap Kuwu.
Kondisi ini, aku Kuwu, membuat pihaknya merasa sedih dan kecewa. Untuk mengobati kekecewaan masyarakat, maka Pemdes beserta Lembaga Desa melaksanakan sambang warga sebagai upaya permintaan maaf atas gagalnya peringatan Hari Jadi Desa Curug Wetan.
















































































































Discussion about this post