KAB.CIREBON, (FC).- Proses Pemilihan Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon yang digelar dalam Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) di Gedung PGRI Sumber, Sabtu (31/1), menuai polemik.
Salah satu kandidat, Suganda, melaporkan dugaan perusakan surat suara ke Polresta Cirebon, dengan tudingan adanya cacat administrasi dan prosedur dalam pelaksanaan pemilihan.
Suganda, didampingi tim kuasa hukumnya, menyatakan bahwa telah terjadi tindakan penyobekan surat suara yang dilakukan oleh pihak tertentu secara sepihak, tanpa persetujuan peserta, saksi, maupun kandidat lainnya. Ironisnya, tindakan tersebut juga disebut tidak dituangkan dalam berita acara resmi.
Akibat kejadian tersebut, Suganda menilai proses pemilihan menjadi tidak transparan dan merugikan haknya sebagai kandidat Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon.
“Tindakan penyobekan surat suara ini menimbulkan kegaduhan, memperkeruh suasana Muscablub, serta menyebabkan hasil pemilihan kehilangan legitimasi,” ujar Suganda kepada FC, Senin (2/2).
Ia menegaskan, peristiwa tersebut diduga kuat mengandung unsur perusakan barang secara melawan hukum, sekaligus merupakan pelanggaran berat terhadap tata tertib serta AD/ART organisasi.
“Proses pemilihan ini kami nilai cacat secara administrasi dan prosedural,” tegasnya.
Atas dasar itu, Suganda secara resmi melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Cirebon agar mendapat kejelasan hukum dan menjamin prinsip keadilan serta demokrasi dalam organisasi.
Sebagai informasi, Muscablub MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Cirebon digelar untuk memilih ketua baru masa bakti 2023–2027, menyusul wafatnya Ketua MPC sebelumnya, R Suma.
Dalam Muscablub tersebut, terdapat dua kandidat yang maju, yakni M. Toat, Ketua PP PAC Sumber, dan Suganda, Ketua PP PAC Plumbon.
Pemilihan diikuti oleh 40 pemegang hak suara, terdiri dari 1 suara MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, 1 suara MPC, serta 38 suara dari PAC-PAC se-Kabupaten Cirebon.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara Muscablub maupun pengurus Pemuda Pancasila tingkat provinsi terkait laporan tersebut. (Johan)














































































































Discussion about this post