KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Desa Ciledug Tengah, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon melalui Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) merehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (JIT).
Pengerjaan JIT dilakukan secara swakelola dengan membangun linning saluran tiga sisi sepanjang 281 meter. Nantinya, JIT tersebut akan mengairi sekitar 23 hektar lahan.
Kuwu Ciledug Tengah, Endang Supriatna mengatakan, JIT sangat membantu usaha tani karena dapat membantu irigasi lahan sawah yang sulit mendapat air.
“JIT adalah komponen mutlak dalam jaringan sistem irigasi yang tentunya diharapkan bisa mensejahterakan para petani,” kata Endang kepada FC, Rabu (14/10).
Endang menuturkan, program rehabilitasi JIT ini merupakan usaha dari Pemdes Ciledug Tengah untuk bisa lebih memfungsikan saluran yang sudah ada lebih baik lagi.
“Tahun 2020 untuk anggaran Dana Desa tidak ada infrastruktur, JIT ini merupakan program bantuan dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Endang menambahkan, Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air (P3-TGAI) bertujuan untuk memberdayakan para petani, selain itu juga sasarannya adalah rehabilitasi, perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi.
“Alhamdulillah, anggaran P3-TGAI lumayan besar, 195 juta, kita padat karyakan pengerjaan RJIT ini, yang kerjanya juga kebanyakan adalah para petani,” tambahnya.
Endang pun berharap, perbaikan JIT tersebut dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) para petani per ha nya. Untuk mendukung tercapainya hal tersebut, Pemdes juga akan melakukan upaya berupa program perbaikan saluran dari hulunya dengan normalisasi.
“Dengan program RJIT, hasil panen yang sebelumnya rendah, dapat meningkat menjadi lebih baik lagi dan nilai jual tanah bisa meningkat tentunya,” pungkasnya. (Harun)
















































































































Discussion about this post