KAB.CIREBON, (FC).- Komitmen menjaga disiplin dan profesionalisme anggota Polri terus diperkuat Polresta Cirebon melalui kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) yang digelar bersama Bidpropam Polda Jawa Barat, Selasa (5/5), di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon.
Kegiatan tersebut dipimpin Kasubbid Provos Polda Jabar, AKBP Yanna Nurhandiana, dan dihadiri Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama beserta jajaran Pejabat Utama (PJU). Kehadiran pimpinan menjadi bentuk pengawasan langsung sekaligus penguatan disiplin internal di lingkungan kepolisian.
Usai apel pagi, seluruh personel menjalani pemeriksaan menyeluruh. Pemeriksaan meliputi sikap tampang, kerapihan rambut, kesesuaian penggunaan seragam dinas (gampol), hingga kelengkapan administrasi seperti KTP, KTA, SIM, dan STNK.
Tak hanya itu, pemeriksaan juga menyasar perangkat telepon genggam personel guna memastikan tidak ada keterlibatan dalam praktik judi online maupun penggunaan aplikasi terlarang lainnya.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, menegaskan Gaktibplin merupakan langkah preventif dalam menjaga marwah institusi.
“Ini merupakan upaya preventif untuk mewujudkan institusi yang bersih dan melayani. Kami memastikan seluruh personel selalu siap, tertib, dan profesional dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
Sebagai bagian dari pengawasan internal, dilakukan pula tes urine secara acak terhadap 40 personel Polresta Cirebon dan jajaran Polsek. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh personel dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.
“Hasil ini menjadi bukti bahwa personel tetap menjaga integritas dan menjauhi penyalahgunaan zat terlarang. Kami berharap kedisiplinan ini terus terjaga guna meningkatkan kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas, kedisiplinan, serta kesiapan personel demi mendukung pelaksanaan tugas kepolisian secara optimal di tengah masyarakat. (Johan)













































































































Discussion about this post