KAB.CIREBON, (FC).- Kondisi Jalan Ki Ageng Tapa di Desa Astapada, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, kian memprihatinkan.
Jalan poros penghubung antar desa dan kecamatan tersebut mengalami kerusakan cukup parah, ditandai banyaknya lubang besar dan dalam yang membahayakan pengguna jalan.
Kerusakan itu tak hanya mengganggu kenyamanan berkendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat musim hujan. Permukaan jalan yang tidak rata membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.
Selain berdampak pada keselamatan, kondisi jalan rusak juga menghambat mobilitas warga. Aktivitas ekonomi masyarakat ikut terganggu akibat akses yang tidak memadai.
Kuwu Astapada, Komala, mengatakan rencana perbaikan jalan tersebut sebenarnya telah lama diusulkan. Namun hingga kini, realisasinya belum juga terlaksana.
“Perbaikan sudah direncanakan sejak tahun lalu. Mudah-mudahan bisa terealisasi pada 2027. Kondisi jalan ini sudah rusak kurang lebih lima tahun,” ujarnya, Selasa (5/5).
Ia menjelaskan, jalan tersebut memiliki peran strategis sebagai jalur utama penghubung antarwilayah. Selain itu, lokasinya yang berada di dekat sungai membuatnya kerap terdampak banjir sehingga memperparah kerusakan.
Kondisi jalan semakin memburuk saat musim hujan. Karena itu, diperlukan penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan.
“Kalau ingin tahan lama, sebaiknya jalan dibeton,” tambahnya.
Warga pun berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret. Infrastruktur jalan yang layak dinilai sangat penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari, mulai dari akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga perekonomian.
Dengan kondisi saat ini, masyarakat diminta lebih waspada saat melintas, terutama pengendara roda dua yang paling rentan mengalami kecelakaan akibat jalan berlubang.
Perbaikan Jalan Ki Ageng Tapa diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga bagian dari upaya peningkatan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Cirebon secara berkelanjutan. (Johan)













































































































Discussion about this post