KOTA. CIREBON, (FC).- Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon akan membangun Pasar Tematik Buah-buahan di Kalitanjung. Hanya saja pembangunannya belum bisa dilaksanakan sekarang karena pandemi.
Plt Direktur Utama Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon, Vicky Sunarya mengatakan, Pasar Tematik menjadi target Perumda Pasar yang diharapkan dapat terwujud tahun ini.
Pihaknya masih terus melakukan kajian perencanaan matang untuk mewujudkan pasar tematik ini, mengingat Pasar Tematik yang akan dibangun berada di jalur padat lalu lintas. Sehingga, kata Vicky, keberadaan Pasar Tematik Buah jangan sampai malah menambah krodit jalur tersebut.
“Kita sedang melakukan re-survey karena disana sudah padat. Kita harus buat layout yang baru lagi. Rencana tetap, kita akan mewujudkan pasar tematik. Karena ada hambatan (pandemi) kita shut down dulu. Tapi Insya Allah kita lanjutkan karena itu salah satu target kita,” kata Vicky kepada FC, Senin (3/8)
Kajian perencanaan akan dilakukan dengan memaksimalkan pemanfaatan lahan yang ada, sehingga diharapkan akan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur tersebut. Pasar Tematik akan dibangun di lokasi eks Pasar Kalitanjung dengan luas lahan mencapai 3.600 meter persegi.
“Posisinya strategis di jalan yang trafiknya tinggi, sehingga kita harus betul-betul membuat perencanaan yang matang. Jangan sampai dibangun pasar tematik malah menimbulkan kamacetan baru,” tandas Vicky.
Sebagaimana yang diberitakan FC sebelumnya, pembangunan Pasar Tematik Buah ini membutuhkan sedikitnya anggaran Rp10 miliar. Semula, anggaran pembangunannya akan ditopang oleh Perumda Pasar. Perumda Pasar merencakan membangun 60 kios. Dalam perjalanannya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap membantu.
Rencananya, anggaran pembangunan Pasar Tematik akan ditopang dari Bantuan Gubernur (Bangub) Jawa Barat. Perumda Pasar telah mengajukan anggaran Rp10 miliar ke Pemprov. Sehingga dengan anggaran Bangub itu Perumda Pasar bisa merencanakan membangun sampai 100 kios.
”Untuk tematik memang kita akan ada bantuan dari Provinsi Jawa Barat melalui Bangub. Makanya kita harus betul-betul akurat dari perencanaan sehingga bantuan itu bisa dimaksimalkan,” kata Vicky. (Andriyana)











































































































Discussion about this post