KOTA CIREBON, (FC).- Para pedagang loakan (barang bekas) di sepanjang Jalan Pulasaren, Kota Cirebon mengaku tidak terlalu merasakan dampak Pandemi Covid-19. Mereka tetap menekuni profesinya yang telah menghidupi keluarganya selama ini.
Seperti halnya yang dirasakan Pedro (50), salah satu pedagang di area tersebut yang menjual berbagai barang bekas, seperti helm dan baling-baling kipas angin dan lainnya.
Menurutnya, walaupun terjadi pandemi Covid-19 dengan aturan PPKM dan protokol kesehatan, banyak masyarakat setiap hari tetap datang dan membeli barang bekas yang digelar di lapaknya.
“Alhamdulillah mas untuk pribadi dan rekan-rekan pedagang disini tidak ada perbedaan dari pandemi sampai sekarang. Mungkin pengunjungnya saja kurang, tapi setiap ada orang yang datang InsyaAllah banyak belinya” tutur Pedro, Rabu (13/7).
Terpisah, senada dengan Pedro, Mustofa pendagang kompor bekas juga merasakan hal yang sama. Menurutnya terjadinya pandemi tidak terlalu berdampak bagi para pedagang barang bekas di sekitar Jalan Pulasaren tersebut
Pedro menuturkan,rezekinya tidak kemana, tetap ada saja masyarakat yang berkunjung dan membeli barang.
“Ya dampaknya ada ajalah tapi dalam artian yang mainnya jarang, tapi kaloau untuk penghasilan ya ada ajalah, Alhamdulillah tetap ada pemasukan,” ucap Mustofa,
Selain itu mereka juga mengaku pasar tetap ramai seperti biasanya terlebih di akhir pekan seperti hari Jumat, Sabtu dan Minggu.
“Biasanya Jumat, Sabtu, Minggu itu ramai” tambah Mustofa.
Lebih lanjut, para pedagang loakan juga mengaku omzetnya tetap stabil seperti sebelum pandemi dimana mereka mendapat meraup omzet Rp100-300 ribu tergantung jenis barang yang mereka jual.
“Seharinya ada bisa sampe dua ratus ribu” tandas Mustofa.
Bagi mereka adanya para penjual loakan di sepanjang pulasaren sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pasalnya, masyarakat bisa mencari suku cadang atau barang yang dibutuhkan tanpa harus membeli barang baru dan merogoh kocek lebih dalam. (Gesang)















































































































Discussion about this post