Selain bantuan tersebut, masih ada bantuan lainnya yaitu bantuan untuk siswa-siswi dan guru/TU dari keluarga tidak mampu untuk 3.036 orang senilai @Rp400.000,- dengan jumlah Rp1.214.400.000,- santunan anak yatim sebanyak 1.585 anak senilai @Rp100.000 dengan jumlah Rp158.500.000,- dan bantuan untuk pondok pesantren sebanyak 3 pondok senilai @Rp10.000.000 dengan jumlah Rp30.000.000,-
Kemudian di tengah pandemi Covid-19 ini, Baznas Indramayu juga telah menyalurkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) untuk para petugas kesehatan di Puskesmas sebanyak 49 set senilai @Rp1.900.000,- dengan jumlah Rp93.900.000,.
Kemudian bantuan pengadaan masker bagi UPZ desa dan kecamatan sebanyak 1.310 lusin senilai @Rp45.000,- dengan jumlah Rp59.950.000,-, bantuan penyemprotan tempat ibadah dan pondok pesantren dengan menggunakan disinfektan sejumlah Rp1.498.600,-.
Lalu bantuan beras sebanyak 100 bungkus senilai Rp6.000.000,- dan bantuan operasional pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI) senilai Rp5.500.000,-.
“Mudah-mudahan apa yang kami bagikan yang merupakan amanah dari pemberi zakat, infaq, dan shadaqah ini bisa bermanfaat bagi warga Indramayu yang membutuhkannnya,” kata Mudor di ruang kerjanya, Jum’at (24/4). (Agus)











































































































Discussion about this post