TENGAHTANI, (FC),- Siapa sangka buah mangga sortiran atau biasa disebut BS, bisa diolah menjadi manisan buah yang banyak disukai orang. Olahan buah mangga ini ternyata bisa menjadi peluang bisnis usaha yang menjanjikan. Seperti halnya yang dilakukan oleh Nurhasanah, pengusaha manisan asal Astapada, Kecamatan Tengahtani Kabupaten Cirebon.
Berawal dari omset hanya belasan ribu rupiah, pengusaha muda yang masih berusia 19 tahun itu mampu meraup omset jutaan rupiah. Nurhasanah, yang merupakan seorang Ibu Rumah Tangga memulai usaha ini tahun 1996 lalu. Ide atau gagasan usaha muncul ketika melihat banyaknya buah mangga barang sortiran (BS) hasil jualan orang tuanya di pasar.
Ibu yang telah memiliki 4 orang anak ini mencoba mengolah mangga BS itu menjadi manisan yang kemudian ia titipkan di warung-warung sekitar. “Waktu itu ada sekitar jadi 50 bungkus yang disebar ke 4 warung, dan harga perplastiknya saya jual 100 rupiah,” ujar Nurhasanah, Rabu (2/12).
Per plastik manisannya itu ia jual sendiri berukuran plastik es yang seksrang dijual di pedagang keliling. Dari penjualan tersebut, per harinya Nurhasanah dapat pemasukan 10.000 sampai 15.000 rupiah perhari.
“Tergantung mangga BSnya juga kalau banyak ya banyak juga tapi memang rata-rata pendapatan segitu dan paling banyak yang dijual itu ya 50 bungkus,” tuturnya.
Dan inipun terus berlangsung hingga tahun 2001 awal dirinya menikah dengan sang suami yang kebetulan juga seorang penjual buah-buahan. “Alhamdulillah, punya suami beliau ini penjual buah juga dan dari situ pun kita mulai kenal dengan perusahaan pengelola manisan dari Jakarta,” ujar Nurhasanah.
Kenal perusahaan sendiri, berawal dari usaha jual buah dan akhirnya, setelah kenal mulailah Nurhasanah dan suami mensuplai mangga dari Cirebon ke perusahaan tersebut, yang mencapai berpuluh-puluh ton mangga setiap pengiriman di musim mangga.
“Kita kumpulkan mangga-mangganya dari petani mangga sekitar yang ada di lokal aja, lalu dikirimkan ke Jakarta,” ungkap Nurhasanah pada FC.















































































































Discussion about this post