“Layanan KB yang dilakukan DPPKB secara masif selama ini diharapkan tidak terjadi kehamilan di masa pandemi Covid-19. Hal ini karena kehamilan di masa pandemi ini sangat berbahaya,” ujar Tri Nani.
Ditambahkan Tri Nani, masa reproduksi yang bagus untuk seorang ibu adalah usia 21 tahun hingga usia 30 tahun, lebih dari usia yang dimaksud memiliki kondisi risiko tinggi. Oleh karena itu, bagi pasangan subur agar tetap memperhatikan kesehatannya.
Sejauh ini jumlah peserta KB aktif di Indramayu, lanjut dia, hampir mencapai 70 persen dan didominasi dari kalangan perempuan yang menggunakan kontrasepsi KB non metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) berupa suntik.
Sedangkan laki-laki hanya sekitar 3 persen yang menggunakan alat kontrasepsi KB kondom dan vasektomi.
Hingga saat ini sebagian besar pasangan subur di Indramayu lebih menyukai pemakaian kontrasepsi KB suntik. Padahal untuk menghemat biaya dapat menggunakan MKJP seperti IUD dapat mencegah kehamilan hingga 10 tahun, atau Implan dengan jangka waktu kehamilan sampai 3 tahun. (Agus)













































































































Discussion about this post