Kemudian, Sambung Nana, Mbah Kuwu Cirebon membuat perdukuhan. “Dalam pertarungan itu, Mbah Kuwu Cirebon menang melawan Sanghiang Bango. Lalu Mbah Kuwu Cirebon membuat perdukuhan disini,” ujar Nana.
Masih dikatakan Nana, setelah beberapa lama membuat perdukuhan, Mbah Kuwu Cirebon kemudian membuat Balong Biru sebagai taman kongkow keluarga dari Mbah Kuwu Cirebon.
“Balong Biru ini dulunya Mbah Kuwu Cirebon membuat sebuah kolam, karena istilah kolam bahasa Cirebonnya itu balong. Terus di sekitar kolam itu juga dibuatkan taman untuk tempat ‘midang’ keluarga Mbah Kuwu Cirebon,” ucap Nana.
Selain dua objek wisata itu, terdapat pula objek wisata Keramat Endang Gelis yang dahulu dikenal sebagai istri dari Mbah Kuwu Cirebon.
“Kenapa sekarang dikasih nama Keramat Endang Gelis, karena dulunya tempat ini sebagai tempat petilasan istri dari Mbah Kuwu Cirebon,” ungkap Nana.
Lokasi wisata yang sudah berusia ratusan tahun itu lanjut Nana, dijadikan tempat penyebaran agama islam di wilayah Cirebon. “Tempat ini juga dulunya sebagai tempat penyebaran agama islam di Cirebon,” ujar Nana.















































































































Discussion about this post