“Saya memiliki santri dan siswa, di tengah pandemi ini saya dan para alumni melaksanakan protokol kesehatan dan selalu memohon doa kehadirat Allah SWT, agar musibah yang melanda dunia dan negeri ini segera berakhir, sehingga kita bisa beraktivitas dan beribadah sebagaimana mestinya,” kata alumni Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini.
Dijelaskannya, sosok Almaghfurlah KH. Muhamad pendiri Pondok Pesantren Kebon Jambu, dan putranya Almaghfurlah, KH. Asror Muhamad, pengasuh ponpes merupakan figur yang patut diteladani para santri maupun para alumninya. Karena beliau mendedikasikan hidupnya untuk mengabdi kepada pesantren serta mendoakan kesuksesan serta keberkahan para santri maupun alumninya dalam menjalani kehidupan di dunia yang sementara ini.
“Waktu, tenaga, dan pikiranya semua tercurahkan untuk pesantren dan santrinya. Beliau itu sangat luar biasa, alim, tawadhu dan ikhlas dalam mendarmabaktikan hidupnya sampai akhir hayatnya. Ini yang harus diteladani kita bersama,” katanya.
Wakil Ketua PCNU Majalengka ini menambahkan, pertemuan alumni ini digelar setiap satu bulan sekali dengan lokasi yang berbeda setiap waktunya. Namun karena terjadi wabah ini, baru dilaksanakan saat ini. Adapun kegiatan pertemuan sendiri diisi dengan doa bersama, silaturahim, bertukar pikiran serta ramah tamah antar alumni dari berbagai angkatan.
“Tujuan lainnya sebagai ajang silaturahim antar sesama alumni yang telah mengenyam pendidikan agama di pondok pesantren di Kebon Melati dan Kebon Jambu ini, saya berharap pertemuan ini dapat terlaksana secara istiqomah,” ucapnya.
selaku tuan rumah pada pertemuan tersebut Ustad Maksus mengatakan, pihaknya mengaku bersyukur bisa menjadi fasilitatator pada temu alumni Fokal Majalengka dan berharap pertemuan ini terus berkesinambungan karena banyak memberikan manfaat.
“Alhamdulillah ini suatu kehormatan bagi saya dan keluarga bisa menjadi tuan rumah. Mudah-mudahan kegiatan Fokal Majalengka bisa memberikan manfaat dan maslahat bagi masyarakat Majalengka pada umumnya,” pungkasnya. (Ibnu).















































































































Discussion about this post