Dinkes sendiri merekomendasi, lanjut Susi, alasannya diantaranya tidak terjadinya lonjakan kasus, kemudian temuan kasus menurun.
Secara teori, apabila PSBB tidak dilanjut artinya hal-hal pokok yang diinformasikan dari kesehatan seperti social distancing dan lain sebagainya maka akan dilupakan kembali oleh masyarakat yang ujungnya peningkatan kasus kembali.
“Virus corona itu penyebaran karena orang-orang tidak bisa melakukan hal-hal yang dianjurkan kesehatan,” ujar Susi.
Sementara, Jubir Gugus Tugas Covid-19, Agus Mauludin membenarkan bahwa rencana PSBB akan diperpanjang, namun menunggu jawaban dari Pemprov Jabar atas surat yang diajukan dari Kabupaten Kuningan.
“Semoga besok ada balasan, kemudian akan kita rapatkan kembali, dan hari Rabu keputusannya seperti apa, mengingat dengan berbagai pertimbangan Kuningan saat ini sudah zona kuning,” ujar Agus.


















































































































Discussion about this post