Hal senada diungkapkan oleh Kepala Dinsos Kabupaten Cirebon Dadang Suhendra, dirinya mengakui penyaluran BPNT banyak menimbulkan masalah. Dirinya juga mengatakan persoalan tersebut ada pada pihak BNI sebagai bank penyalur BPNT.
“Memang banyak masalah dilapangan, banyak masyarakat yang lapor juga. Menurut saya wajar saja jika dewan meminta agar bank penyalurnya diganti,” tutur Dadang.
Dadang menjelaskan, sebagai mitra kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Dinsos bersama DPRD akan menyelesaikan masalah ini secara bersama. Hal itu dilakukan, agar pelayanan kepada masyarakat lebih baik lagi ke depannya. Selama ini, aduan yang masuk juga ada yang sudah terlayani, ada juga yang belum. Karena memang saking banyaknya aduan yang masuk.
“Kita sudah tangani itu, namun kita akan mencoba untuk berkomunikasi lagi dengan pihak BNI,” ujar Dadang.
Memang persoalan BPNT selalu akan menimbulkan masalah di masyarakat, lanjut Dadang. Namun, pihaknya akan mencoba duduk bersama untuk meminta penjelasan kepada BNI. Dirinya menargetkan, persoalan ini akan selesai ada akhir tahun ini.
“Intinya kita fasilitasi yang terbaik untuk Kabupaten Cirebon, mudah-mudahan, jika tahun ini selesai, maka penyaluran BPNT tahun 2021 bisa lebih baik,” tutur Dadang. (Muslimin)















































































































Discussion about this post