KOTA CIREBON, (FC).- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2019 mencatat, Indonesia memproduksi 67,8 juta ton sampah dalam setahun. Sampah tersebut sebagian kecil dimanfaatkan, tetapi ada sebagian besar yang dibuang tak berguna.
Padahal tanpa disadari banyak orang, sampah memiliki potensi ekonomis dan dapat menciptakan peluang lapangan pekerjaan baru melalui 6R, yaitu rethink(memikirkan kembali), refuse (menolak), reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali, recycle (mendaur ulang), dan repair (memperbaiki).
Nah karena itulah pentingnya melakukan pengelolaan sampah mulai dari hulu, seperti di rumah. Tujuan pengelolaan sampah adalah membuat sampah memiliki nilai ekonomi atau merubahnya menjadi bahan yang tidak membahayakan lingkungan. Dengan pengelolaan sampah rumah tangga yang benar, kamu dapat membantu untuk menekan dampak negatif sampah terhadap lingkungan.
Atas hal tersebut, Wakil Walikota Cirebon Eti herawati menekankan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat untuk dapat mengolah sampah penting dilakukan. Karena sesungguhnya sampah bisa memiliki nilai tinggi jika diolah dengan baik, serta bisa menjaga lingkungan dengan pemanfaatan sampah itu.
Eti mengapresiasi dan peran serta Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Cirebon sebagai salah satu BUMN yang peduli lingkungan, yang memberikan bantuan dan pendampingan terkait permasalahan sampah ini kepada masyarakat di RW 07 Kayuwalang, Kelurahan Karyamulya.
“Bahkan tidak hanya lingkungan, mereka juga telah menunjukkan kepedulian di dunia pendidikan di Kota Cirebon. Kami juga berharap bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan barang dikasih lalu didiamkan saja” jelas Eti usai menghadiri penyerahan bantuan tersebut, pada Selasa (14/12).
Targetnya, barang yang sudah diberikan dimanfaatkan sehingga sampah yang dikelola dapat memiliki nilai ekonomis tinggi. Untuk itu, Eti berharap masyarakat juga diedukasi dan didampingi dalam pengolahan sampah ini.
“Pengambil kebijakan di bawah perlu melakukan edukasi yang berkelanjutan,” tutur Eti. Karenanya kepada camat, lurah bahkan hingga tingkat RW dan RT dapat memotivasi warga mereka untuk dapat mengolah sampah yang dihasilkan.
Jika pemberian yang diberikan digunakan dengan baik maka Eti yakin pemberi bantuan akan memiliki kepercayaan kepada warga bahkan bantuan pun bisa diberikan di tempat-tempat lainnya.
“Permasalahan sampah permasalahan serius,” tutur Eti. Pemda Kota Cirebon sudah berupaya melakukan penanganan dan pengolahan sampah sebaik-baiknya namun tetap harus ada dukungan dari masyarakat dan stakeholder terkait lainnya. Sementara itu, Pimpinan PT PNM Cabang Cirebon Irmana menjelaskan, bantuan yang diberikan hari ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan dari PT PNM Cabang Cirebon. “Kami berharap bantuan ini betul-betul bermanfaat untuk warga. Bantuan yang kita berikan diantaranya mesin pencacah sampah, tong komposter, 5 bak sampah serta gerobak,” pungkasmua. (Agus)















































































































Discussion about this post