KUNINGAN, (FC).- Kapolres Kuningan AKBP. Lukman Syafri Dandel Malik meninjau lokasi jembatan ambruk di perbatasan Desa Ciherang Kadugede dan Desa Jambar Kecamatan Nusaherang, Senin (9/11).
Kepada wartawan, Kapolres Kuningan menyampaikan kedatangannya ke lokasi untuk memastikan kenyamanan masyarakat dalam berlalulintas, sekaligus melakukan rekayasa lalulintas.
“Memang jalur penghubung antar Kecamatan, tapi bukan jalur utama, dan masih ada alternative jalan, untuk sementara masyarakat bisa memutar jalan ke Desa Cikadu,” kata Lukman.
Untuk lokasi kejadian, pihaknya sudah memerintahkan anggotanya untuk memasang rambu-rambu berupa police line agar tidak ada masyarakat yang celaka akibat ketidaktahuannya ada jembatan ambruk.
Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu menyampaikan, jembatan penghubung Desa Ciherang Kecamatan Kadugede dengan Desa Jambar Kecamatan Nusaherang itu ambruk akibat tegerus aliran sungai saat hujan lebat beberapa hari kebelakang.
“Untuk ukuran jembatan yaitu panjang 20 meter dengan lebar 6 meter, dengan ketinggian 8 meter dari dasar sungai,” kata IB panggilan akrab Indra Bayu.
Untuk sementara, masih IB, akan dibuatkan jembatan darurat terlebih dahulu, agar masyarakat bisa tetap melalui jalan tersebut meskipun maksimal menggunakan kendaraan roda dua.
“Dari kemarin dan hari ini masih dilakukan pembongkaran jembatan, dan akan segera dibuatkan jembatan darurat, agar masyarakat bisa melintas sementara. Namun untuk kendaraan roda empat tetap harus memutar,” jelas IB.
Untuk pembangunan ulang jembatan tersebut, lanjut IB, sudah ditangani oleh dinas terkiat. Karena pihaknya hanya melakukan assessment dan penanganan kedaruratan.
“Semoga secepatnya bisa dibangun kembali oleh dinas teknis terkiat,” kata IB. (Ali)















































































































Discussion about this post