KUNINGAN, (FC).- Ramai beredar kabar penculikan anak sekolah khususnya mulai di tingkat PAUD hingga SD meresahkan warga Kuningan. Namun pihak kepolisian memastikan bahwa kabar beredar tersebut bukan informasi yang benar atau hoax.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolres Kuningan AKBP. Dhany Aryanda mengimbau agar orangtua bisa memberikan edukasi kepada anaknya agar tidak mudah terpancing oleh orang asing, dan pihak sekolah diminta untuk memastikan anak didiknya agar tidak berada di luar area sekolah apabila belum dijemput.
“Semalam masuk ke WA Halo Kapolres, ada laporan kejadian di Cijoho, kemudian ada juga di Kertaungaran, hingga Muncangela Ciawigebang kita langsung melakukan pengecekan, dan ternyata semua informasi tersebut tidak benar atau hoax,” ungkap Dhany. Kamis (26/1).
Pihaknya, lanjut Dhany, juga melakukan penecekan di big data, bahwa kejadian atau kabar dan foto beredar ternyata sudah ada kejelasan dari Kemenkominfo bahwa informasi tersebut adalah berita bohong, dan itu juga foto pelaku yang beredar adalah kejadian saat 2018 di blitar.
“Maka apabila ada warga yang menerima informasi seperti itu mohon di cek terlebih dahulu kebenarannya, jangan sampai ikut menyebarkan dan menimbulkan kepanikan,” kata Dhany.
Untuk para orangtua siswa terutama yang memiliki anak kecil yang masih duduk di bangku PAUD hingga SD agar bisa memberikan edukasi terhadap anaknya agar tidak mudah terpancing oleh orang asing.
“Kemudian kepada seluruh guru apabila muridnya belum dijemput, anaknya jangan dibiarkan diluar area sekolah. Pastikan mereka berada di lingkungan sekolah,” ungkap Dhany. (Ali)












































































































Discussion about this post