MAJALENGKA, (FC).- Kerusakan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Indramayu tepatnya di Jalan Raya Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, saat ini mulai ditangani walaupun secara darurat.
Penanganan sementara itu dilakukan dengan cara pengurugan menggunakan material batu sirtu untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Badan jalan sepanjang lebih dari 100 meter dengan kedalaman ambles sekitar 50 sentimeter itu menjadi sorotan setelah beberapa pengendara, terutama sepeda motor, terjatuh akibat kontur jalan yang tidak rata.
“Kami dapat informasi kemarin tiga hari lalu, jalan diperbaiki dengan dilakukan penanganan sementara dulu dengan batu sirtu agar pengendara tidak terjatuh lagi,” ujar Hasanudin warga setempat, Senin (9/6/2025).
Menurutnya, jalan tersebut ambles dalam dua pekan terakhir. Awalnya hanya ambles beberapa sentimeter, namun semakin hari kondisinya semakin parah karena terus dilintasi kendaraan bertonase besar seperti truk pengangkut pasir dan batu.
“Kabarnya akan diperbaiki secara permanen setelah idul adha. Jalannya ini tiap hari dilewati truk berat, makin hari makin dalam amblesnya. Sudah banyak motor yang jatuh,” kata Hasanudin.
Menurutnya, kerusakan jalan ini juga berdampak pada arus lalu lintas. Sebelum perbaikan sementara, sistem buka-tutup diterapkan secara manual oleh warga untuk mencegah kemacetan dan kecelakaan. Warga berharap perbaikan permanen tidak ditunda terlalu lama mengingat jalur tersebut merupakan akses utama penghubung dua kabupaten yang cukup padat setiap harinya.
“Ini jalan provinsi, harusnya cepat ditangani. Kalau dibiarkan, bisa makin parah dan berbahaya,” ujar Hasanudin.
Jalan Raya Jatitujuh sendiri merupakan jalur vital yang menghubungkan wilayah utara Kabupaten Majalengka dengan bagian barat Kabupaten Indramayu, serta menjadi jalur distribusi logistik dari kawasan industri dan pertanian sekitar. (Munadi)











































































































Discussion about this post