INDRAMAYU, (FC).- Seorang Ibu rumah tangga, Ibu Ono (45) Warga Blok Pasirtorog, Desa Cikawung, Kabupaten Indramayu, terharu dan matanya berkaca-kaca saat rumahnya di datangi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI.
Perempuan yang kesehariannya menghabiskan waktu mengurus orang tuanya yang sedang sakit tersebut perasaannya bercampur aduk karena mendapatkan Program Rumah Terang dari BAZNAS.
Betapa tidak, ibu ono yang hanya mengandalkan satu petak lahan untuk bertahan hidup bersama ibunya dengan ikhlas menjalani hidup untuk membeli solar buat “Damar Cempor”, agar rumahnya mendapat penerangan untuk menunjang aktivitasnya.
Kegiatan itu dilakukan ibu ono terus menerus selama 25 tahun bersama ratusan warga lainya, yang hidup menggunakan penerangan seadanya, tanpa ada aliran listrik. ” Saya ucapkan terimakasih banyak kepada BAZNAS yang sudah membantu saya dan warga yang ada disini, Alhamdulillah sekarang rumahnya jadi terang,” ucap Ono, Kamis (9/6) malam
Ketua BAZNAS RI,H. Sodik Mudjahid, mengatakan, program dengan target nasional penerima mencapai 452 kepala keluarga (KK) ini secara bertahap mulai difokuskan bagi 102 KK di Indramayu. Selain hunian warga, program ini juga menyasar satu masjid setempat, sehingga total ada 103 titik yang kini telah terpasang instalasi listrik ramah lingkungan.
“Hari ini kita langsung mengamalkannya di daerah Indramayu. Dan kami untuk satu paket perangkatnya seperti ini, ada kabelnya, ada lampunya, dan ada solar cell-nya. Dan ini adalah berlaku untuk 10 tahun, minimal 10 tahun, begitu. Dan ini juga sudah diperbolehkan oleh PLN,” jelas Sodik saat menghadiri peluncuran program tersebut.
Sodik menjelaskan, kehadiran program bantuan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata yang terlihat langsung oleh masyarakat, sekaligus menjadi cerminan dari pemanfaatan dana zakat yang dihimpun secara nasional.
“Tadi kita sudah melihat buktinya, dari tempat yang gelap menjadi tempat yang terang. Dan 13 program prioritas BAZNAS itu adalah hasil dari zakat, infak, sedekah seluruh muzakki yang ada di Indonesia. Untuk pertama di Indramayu, untuk pekan ini 103,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan besar BAZNAS terhadap perubahan kualitas hidup masyarakat Indramayu setelah wilayah mereka kini mendapatkan akses penerangan yang layak.
“Harapannya masyarakat semakin cerdas, semakin rajin belajar terutama putra-putrinya, semakin menambah semangat untuk hidupnya, semakin menambah ibadahnya, semakin menambah kerjanya, sehingga secara umum semakin sejahtera,” kata Sodik.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Indramayu Ahmad Syadeli mengapresiasi langkah cepat BAZNAS RI dalam menghadirkan Program Rumah Terang di Desa Cikawung sebagai momentum penting untuk mempercepat pembangunan di kawasan terpencil hingga pelosok wilayah Perhutani.
“Oleh sebab itu, ini keduluan juga oleh BAZNAS gitu ke sininya, ya Allah padahal kita pemerintah dekat di sana, ini dari Jakarta sudah turun ke sininya, memperhatikan penerangan di desa yang memang terpencil seperti ini,” tuturnya. (Agus Sugianto)










































































































Discussion about this post