KOTA CIREBON, (FC).- Sebagai komitmen terhadap penjaminan mutu, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan. Dengan tema Suksesksan Pelaksanaan Surveillence ISO 9001: 2015 di ruang Auditorium FITK kampus IAIN, pada Rabu (3/12).
Ketua LPM IAIN SNJ Cirebon, Ayus Ahmad Yusuf mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen dari kampus IAIN Syekh Nurjati terkait dengan penjamin mutu. Kaitannya dengan penjaminan mutu ini yang dilakukan secara nasional, yaitu yang dilakukan dengan Badan Akreditasi Nasional, ada juga penjaminan mutu bersertifikat internasional.
“Jadi ini adalah sejenis sertifikat internasional sistem penjaminan mutu yang dilaksanakan di perguruan tinggi. Sedangkan kegiatan ini adalah tahun ketiga, proses sertifikat ini berlakunya satu tahun, jadi setiap tahun kita melakukan surveillence ISO,” jelasnya kepada FC.
Dengan adanya sertifikat ini, lanjutnya, ada beberapa dokumen-dokumen ISO yang akan dilakukan proses surveillence. Artinya dengan adanya sertifikat ini berarti IAIN SNJ memiliki standar mutu secara internasional.
Ditambahkannya, item-item yang diangkat pada proses ISO di kampus ini dilakukan di semua aspek, seperti sisi SDM dan pelaksanaannya serta lainnya. Enam item yang di surveillance adalah Rektorat, Akademik dan Kemahasiwaan, Lembaga Penjaminan Mutu sendiri, Pascasarjana dan Fakultas FUAD.
“Kami berharap, sesuai dengan Renstra, saat ini adalah penguatan penjaminan mutu di IAIN SNJ Cirebon dan akan dilakukan setiap setahun sekali,” ungkapnya.
Proses menjaga mutu itu sudah menjadi kewajiban kita IAIN SNJ Cirebon sebagai penyedia kegiatan pendidikan tinggi. Maka kampus harus memastikan bahwa proses pelaksanaan kegiatan-kegiatan di kampus itu dilakukan secara proses yang baik dengan memenuhi standar yang sudah disepakati.
Baik itu standar akreditasi nasional maupun standar ISO. Artinya, dengan kampus memenuhi aspek aspek standar, untuk menjamin lulusan IAIN SNJ itu memiliki kualifikasi baik. Dan mereka bisa memiliki keunggulan, ketika lulus mereka bisa diterima masyarakat dan bisa beraktualisasi diri.
“Harapan kedepan mutu itu menjadi sebuah aktifitas yang sifatnya habbit, kebiasaan kita semua,” pungkasnya. (Agus)













































































































Discussion about this post