‘’Infonya seperti itu, permintaan telur sedang tinggi sehingga harganya pun jadi naik,’’ kata Yanto.
Yanto mengaku tidak tahu sampai kapan tingginya harga telur itu akan bertahan. Dia bahkan khawatir harga telur ayam akan semakin naik hingga menjelang bulan puasa mendatang.
Sementara itu, harga telur ayam di tingkat warung pengecer saat ini sudah lebih tinggi, yakni di kisaran Rp28 ribu/kilogram.
Pemilik warung pun mematok harga telur sebesar Rp2.000/butir. Ukuran telur yang dijual itu rata-rata berisi 16 butir/kg.
‘’Saya ikuti harga di pasar karena ambil telurnya dari pasar. Kalau di pasarnya naik, saya juga ikut menaikkan harga biar tidak rugi,’’ tutur seorang pemilik warung eceran di Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Tuti. (Agus)












































































































Discussion about this post