Mengetahui adanya kejadian tersebut, Mulyadi langsung menuju rumah Kepala TU Sekolah, H. Munasa, untuk memberitahukan kejadian tersebut, termasuk melaporkan ke petugas Damkar Indramayu.
Masih dikatakannya, ada saksi lain bernama Suhendra yang juga tinggal tak jauh dari sekolah mengatakan, saat dia berada di dalam warung mendengar suara keras seperti orang sedang membongkar bangunan. Dia kemudian keluar dan melihat ternyata suara tersebut berasal dari api yang membakar gedung utama sekolah.
“Kejadian kebakaran diketahui sekitar jam 05.30 WIB dan sekitar pukul 08.30 WIB, api berhasil dipadamkan oleh tiga unit mobil kebakaran. Kami yang menerima laporan langsung datang ke lokasi kejadian untuk ikut membantu memadamkan kobaran api, setelah itu melakukan olah TKP serta mencari keterangan saksi lain untuk mengetahui penyebab pastinya,” katanya.
Menurutnya, kebakaran gedung utama sekolah SMPN 2 Indramayu diduga berasal dari konsleting listrik.
“Dalam kejadian itu selain bangunan seolah, turut terbakar juga dokumen maupun barang-barang milik sekolah maupun data murid-murid sekolah terbakar sehingga pihak sekolah belum bisa menaksir kerugian materi,” ucapnya. (Agus)














































































































Discussion about this post