INDRAMAYU, (FC).- Dua orang petani di wilayah Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu dilaporkan meninggal akibat dtersambar petir.
Keduanya ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa oleh warga setempat.
Peristiwa tersebut terjadi di dua lokasi yang berbeda. Korban bernama Asih Binti Alm Sudarna (35 ), warga desa Karang Tumaritis Blok VIII Kecamatan Haurgeulis ditemukan oleh warga dalam kondisi meninggal dunia di persawahan desa Kertanegara Kecamatan Haurgeulis Kabupaten Indramayu.
Sedangkan, Korban kedua bernama Muah (55), ditemukan dalam kondisi tergeletak di sekitar embung Wanakaya Kecamatan Haurgeulis.
Warga desa Wanakaya Blok VI ini ditemukan tak bernyawa oleh warga setempat.
Kapolres Indramayu AKBP Mohammad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Haurgeulis AKP Maman Kusmanto membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Menurutnya kedua korban saat ini sudah dievakuasi kerumah duka dan sedang diurus oleh pihak keluarganya masing masing.
Baca Juga: Dua Orang Tewas Tersambar Petir saat Berteduh
“Saat ditemukan kedua korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa pada saat dilokasi kejadian,” ungkapnya, Minggu (21/12)
Dia menjelaskan, sekira Jam 14.00 WIB, pihaknya mendapatkan informasi dari warga terkait adanya orang meninggal akibat disambar petir.
Mendapati informasi tersebut, kata maman pihaknya langsung langsung menuju dua lokasi yang berbeda untuk memastikan informasi tersebut.
“Kedua korban ini saat dilokasi posisinya dalam kondisi tergeletak akibat tersambar petir di area pesawahan desa,” ujarnya
Petugas kemudian meminta pertolongan kepada warga masyarakat yang ada di pedesaan untuk membantu evakuasi pertolongan kepada korban dan langsung dibawa menggunakan kendaraan mobil ambulance dan langsung menuju rumah duka.
“Sekira jam 12.00 Wib di wilayah Haurgeulis hujan besar disertai angin dan petir, dan pada saat itu kedua korban sedang melaksanakan tanam padi di Area Pesawahan dan sampai diketahui oleh saksi saksi yang melihat pada waktu itu kedua korban tersambar petir,” pungkasnya. (Agus Sugianto)















































































































Discussion about this post