KAB. CIREBON, (FC).- Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) merupakan sistem teknologi digital yang bisa memberikan pelayanan teknis, informasi dan orientasi tentang teknologi tepat guna.
Posyantek juga bisa disebut sebagai wadah informasi digital yang bisa dimanfaatkan masyarakat.
Hal tersebut terungkap saat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) melaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis Posyantek di Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Kamis (22/5).
Kepala Bidang Lembaga Keuangan Desa dan Usaha Mikro DPMD Kabupaten Cirebon, Peni Fibrilianti menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan di Desa Citemu ini merupakan sosialisasi dan Bimtek tentang Posyantek tingkat desa.
Kebetulan untuk di Kecamatan Mundu desa yang siap membetuk Posyantek yakni Desa Citemu dan Desa Mundumesigit.
Semangat ini pun tidak lepas dari peran aktif patriot desa.
“Kami melihat Desa Citemu dan Mundumesigit ini memiliki semangat untuk membentuk Posyantek, makanya kami mensupport dan memotivasi untuk pembentukan Posyantek itu,” katanya.
Menurutnya, di Kabupaten Cirebon, dari 412 desa, sejauh ini memang belum ada Posyantek yang terbentuk di tingkat desa.
Untuk pembentukan perdana Posyantek di Kabupaten Cirebon, sekaligus bisa dikatakan sebagai pilot project pembentukan Posyantek adalah Desa Citemu dan Mundumesigit.
“Baru dua desa yang membentuk Posyantek, makanya kami mendorong desa di Kabupaten Cirebon untuk bisa membentuk posyantek,” ujarnya.
Menurutnya, kenapa desa harus membentuk Posyantek. Hal ini dikarenakan pemanfaatan Posyantek bisa dirasakan oleh masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang tekhnologi serta bisa mempermudah masyarakat mengakses internet.
“Tekhnologi yang bisa diakses meliputi tekhnologi pertanian perikanan dan masih banyak lagi tekhnologi yang berbasis digital atau online,” jelasnya.
Ditambahkannya, Posyantek juga bisa berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan memberikan akses pelayanan kesehatan dasar dan informasi kesehatan maupun akses digital lainnya.
“Nah, sekarang ini semua informasi bersifat digital dan itu bisa dengan mudah diaksea melalui sistem internet, untuk itu dengan adanya posyantek di desa harapannya dapat mempermudah informasi berbagai informasi tekhnologi yang mudah diakses oleh masyarakat,” katanya.
Sementara Kuwu Citemu, Herintiano mengungkapkan, Posyantek ini sepeti halnya operator yang ada di desa, yang bersifat digital dan melalui Posyantek itu berbagai informasi teknologi maupun lainnya dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat.
Intinya melalui posyantek nantinya desa bisa mengembangkan dan menghasilkan inovasi inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan desa itu sendiri.
“Alhmdulillah Desa Citemu dan Mundumesigit seperti yang disampaikan ibu Kabid bahwa kami menjadi desa percontohan tentang posyantek di kabupaten Cirebon, harapan kami ini bisa terlaksana dan terealisasi sehingga adanya posyantek bisa bermanfaat bagi masyarakat umum, ” ujarnya.
Dijelaskannya, melalui Posyantek pihaknya saat ini sedang mengembangkan inovasi dari limbah sampah cangkang rajungan untuk dijadikan sebagai pakan ternak.
Cangkang rajungan tersebut nantinya diolah menjadi tepung untuk pakan ternak bahkan ke depan akan kami kembangkan untuk dibuat menjadi pelet yang bisa untuk pakan ikan.
“Inovasi yang kami lakukan saat ini bisa memperdayakan masyarakat kami khususnya para pemuda di desanya.
Jadi pemuda bisa menggunakan wadah ini untuk menyalurkan kreativitas atau inovasi yang bisa bermanfaat bagi masyarakat secara luas dan juga bagi dirinya sendiri dengan mendapatkan income,” pungkasnya. (Nawawi)









































































































Discussion about this post