“Nantinya modul belajar ini akan dipakai anak bersama orangtuanya untuk belajar di rumah, agar orang tua itu lebih mendekatkan diri atau menambah quality time dengan anak,” jelasnya.
Untuk keterampilannya juga, dilakukan untuk mengisi waktu luang anak agar tidak jenuh, dan juga mengembangkan kreatifitas dan kecerdasan anak.
Dalam program ini akan diisi pemateri oleh tenaga SDM yang mumpuni dan legal tentunya, yaitu dari dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon dan untuk keterampilannya berasal Loka Bina Karya (LBK).
“Tentunya, materi dari pembimbingnya itu akan disesuaikan dengan usia anak-anak, untuk keterampilan kita akan sediakan bahan seperti kain flanel atau yang lainnya, yang hasilnya nanti dapat digunakan anak itu sendiri ataupun orang tuanya,” kata Lili
Kategorinya sendiri tidak hanya untuk anak terlantar tidak mampu melainkan yang mampu juga namun, yang kurang mendapat perhatian orang tua.
“Sasarannya itu, yang pasti anak-anak dari SD, SMP, dan SMA ya, kisaran usia 5 sampai 18 tahun yah,” ujar Lili.
Program bimbingan dan keterampilan ini sebenarnya, dilakukan dalam triwulan sekali. Akan tetapi, karena pada tahun ini pandemi selama hampir 1 tahun, baru dapat dilaksanakan bulan desember ini. (Sarrah/Job/FC)


















































































































Discussion about this post