KOTA CIREBON, (FC).- Dinas Kesehatan Kota Cirebon terus memperluas sasaran vaksinasi Covid-19 terhadap pelayan publik.
Kali ini, vaksinasi pelayan publik menyasar pelaku usaha pariwisata. Sedikitnya 300 orang pelaku kepariwisataan dari sektor perhotelan di Kota Cirebon menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang dipusatkan di Swiss-belhotel Cirebon, Jumat (19/3).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Tri Mulyaningsih mengatakan, dalam pelaksanaan vaksin ini pihaknya bekerjasama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Kota Cirebon.
Dinas Kesehatan Kota Cirebon menargetkan vaksinasi pelayan publik sebanyak 24.610 orang. Dari target tersebut, Tri menyebutkan baru mencapai 11.000 an orang pelayan publik di Kota Cirebon yang sudah divaksin.
“Setiap hari itu selalu berubah-rubah datanya. Sampai sekarang sudah 11.000 an. Kemarin itu 10.995,” jelas Tri
Pihaknya akan melakukan percepatan pencapaian target dengan cara melakukan vaksinasi massal seperti yang berlangsung di Swissbel hotel ini.
Untuk pelaksanaan vaksinasi massal ini, puluhan tenaga kesehatan dan vaksinator dari fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Dinkes Kota Cirebon dikerahkan dan bergabung dalam satu tempat ini.
“Kita lagi mengadakan percepatan. Salah satunya ini. Semua penggabungan, dari pelayanan di nakes kita bergabung di tempat yang bisa langsung sasarannya banyak seperti sekarang ini. Kita berharap nanti di tempat-tempat lain juga bisa dilakukan di semua titik-titik sasaran. Untuk percepatan ini dilakukan massal,” katanya
Kegiatan vaksinasi massal pelaku usaha pariwisata ini juga ditinjau oleh Kepala Dinas Kepemudahaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon, Agus Suherman. Menurutnya, pihak PHRI dan IHGMA menyambut baik dan positif kegiatan vaksinasi yang memang sudah dinanti-nantikan mereka.
“Alhamdulillah hari ini dari para pelaku usaha pariwisata khususnya di hotel dilakukan vaksinasi sebanyak kurang lebih sekitar 300 orang. Dinas Kesehatan sebelumnya sudah berkoordinasi dengan kami, dan hari ini dilaksanakan vaksinasi,” katanya.
Dia berharap setelah dilakukan vaksinasi, para pelaku usaha pariwisata dari perhotelan ini bisa memberikan kenyamanan baik kepada dirinya sendiri maupun kepada tamu hotel, sehingga bisa lebih maksimal dalam menjalankan pekerjaannya atau usahanya.
Vaksinasi dilakukan terhadap karyawan sampai dengan General Manager (GM) hotel.
Selain perhotelan, vaksinasi juga akan dilakukan terhadap pelaku pariwisata mulai dari keraton-keraton, Taman wisata Goa Sunyaragi, sampai dengan para pelaku usaha hiburan dan kafe.
“Kita berlanjut. Ini kan salah satu program pemerintah daerah, Satgas Covid-19, bahwa semua usaha kepariwisataan itu harus dilakukan vaksinasi,” ujarnya. (Andriyana)















































































































Discussion about this post