KUNINGAN, (FC).- Petugas UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kuningan kembali melakukan aksi penyelamatan dengan mengevakuasi seekor ular sanca kembang berukuran besar yang masuk ke kandang ayam milik warga di Desa Darma, Kecamatan Darma, Rabu (14/1) dini hari.
Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, menjelaskan laporan diterima petugas sekitar pukul 01.30 WIB.
Lima menit berselang, regu piket langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi adanya ular besar yang memangsa ternak warga.
“Begitu laporan masuk, anggota langsung kami kerahkan. Ular sanca kembang dengan panjang sekitar empat meter berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan korban jiwa,” ujar Andri.
Ular tersebut diketahui masuk ke kandang ayam milik Fahmi (25), warga Dusun Cioo, Blok Cilamba, Desa Darma.
Baca Juga: Ular Sanca 3 Meter Gegerkan Warga Babakanreuma, Damkar Kuningan Bertindak Cepat
Pemilik kandang awalnya curiga setelah mendengar suara ayam yang tidak biasa. Saat dicek, seekor ular sanca besar terlihat sedang memangsa satu ekor ayam Bangkok.
Andri menyebutkan proses evakuasi sempat mengalami kendala karena kondisi kandang yang sempit dan ukuran ular yang cukup besar. Meski demikian, empat personel Regu 2 UPT Damkar Kuningan berhasil mengevakuasi ular tersebut sekitar pukul 02.10 WIB.
“Lokasi kandang cukup sempit sehingga membutuhkan kehati-hatian ekstra. Namun alhamdulillah penanganan berjalan aman dan terkendali,” katanya.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, ular diduga berasal dari area sungai yang berada tidak jauh dari permukiman warga. Jika tidak segera dievakuasi, keberadaan ular tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan masyarakat sekitar.
Andri juga mengimbau warga agar segera melapor ke Damkar atau aparat setempat jika menemukan hewan liar berbahaya di lingkungan permukiman.
“Keselamatan warga adalah prioritas. Jangan mencoba menangani sendiri karena berisiko,” tegasnya.
Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, sementara kerugian materiil dilaporkan satu ekor ayam milik warga. (Angga)











































































































Discussion about this post