KAB. CIREBON, (FC).- Devin Alfarisi Rosiana Mufli (12) semakin menunjukkan taringnya, klub yang dibela selalu menjadi juara, terakhir membawa kemenangan Zakat Center Cirebon yang menggondol juara dalam event Copa Pramuka Brebes 2020 setelah menekuk Dewa Ratna Klub Jawa Tengah dengan skor 3-2, pada laga final, Minggu (29/11).
Orang tua Devin, Ende ketika ditemui FC di Dusun 01, RT/01 RW/01, Desa Babakangebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, Rabu, (2/12) memaparkan, sebagai seorang bapak, dirinya menjuluki sang anak dengan sebutan “Darah Juara”.
Hal itu membuat Devin memiliki mental juara, dalam artian semangat berlatih dan menjadi terbaik begitu melekat kepada diri Devin, terbukti beberapa laga yang diikuti, Devin selalu menjadi pemain terbaik, trophy top skor hampir disabetnya dalam setiap laga, The Best Defender juga dia sabet.
Sebagai orang tua memiliki harapan jika anaknya terus berprestasi dalam hobi yang digelutinya bisa membawa prestasi dijenjang yang lebih tinggi.
“Kedepan, Devin ingin fokus mengikuti Liga TopSkor U12 di Jakarta dengan Klub Persigawa Jakarta, rencananya di mulai di Bulan Desember 2020 ini,”ungkap Ende saat ditemuai di rumahnya.
Dijelaskan Ende, pada laga yang diikuti Devin yang terkini adalah membela Zakat Center Cirebon pada event Copa Pramuka Brebes 2020, yang dimulai sejak babak penyisihan Minggu lalu (22/11).
Zakat Center masuk 8 besar dan mengikuti semi final dan final pada Minggu (29/11), dimana dari Jawa Barat beberapa klub dari Cirebon dan Kuningan ikut dalam laga tersebut.
Sejak babak penyisihan, kata Ende, di babak 8 besar, semi final hingga final, Devin selalu menjadi penjebol gol lawan hingga Devin berhasil menghantarkan Zakat Center menjadi juara pada event tersebut. Devin mencetak hingga 8 gol sehingga dinobatkan sebagai top skor.
“Total gol Devin di event ini 8 gol, 5 gol d babak penyisihan dan 3 gol d babak semi final dan membawa Zakat Center menjadi juara 1 di Copa Pramuka Brebes 2020,”jelasnya.
Menurutnya, permainan yang disuguhkan Devin dalam event tersebut membawa dercak kagum para penonton. Tampak setiap bermain, Devin selalu dijaga ketat oleh lawan.
Salah satu kekaguman muncul dari pelatih SSB Purwakarta, Djuanda yang menilai kalau permainan Devin terbilang cerdik dan jarang dimiliki para pemain seusianya.
“Satu contoh dalam memasukan bola ke gol lawan, saat memgambil bola atas Devin terlihat tenang, dan itu jarang dilakukan teman seusianya yang terkadang jika posisi bola seperti itu akan menggunakan power sekuat-kuatnya. Devin sudah kelas mental juara, ini sebuah pelajaran untuk anak-anak didik kita,” ucap Djuanda singkat. (Nawawi)










































































































Discussion about this post