KAB.CIREBON,(FC),- Pemberlakuan sistem satu arah (one way) di ruas tol berdampak pada kepadatan arus lalu lintas di jalur arteri Pantai Utara (Pantura) Cirebon, Selasa (17/3) malam.
Ribuan kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta terpantau merayap dengan antrean mencapai sekitar empat kilometer, terutama di ruas Plered hingga Weru, Kabupaten Cirebon.
Kendaraan yang melintas didominasi mobil pribadi, bus, dan truk. Laju kendaraan terpantau sangat lambat, dengan kecepatan rata-rata di bawah 10 kilometer per jam.
Kepadatan terjadi akibat pengalihan arus kendaraan dari jalan tol ke jalur arteri selama pemberlakuan sistem one way. Selain itu, terdapat titik pertemuan arus yang memperparah kondisi lalu lintas.
Salah seorang pengemudi truk, Dodo, mengatakan dirinya terpaksa keluar dari Tol Pejagan, Brebes, setelah sistem one way diberlakukan sejak sore hari.
“Setelah keluar tol, arus di Pantura justru macet panjang, dari Kanggraksan sampai Plumbon,” ujarnya.
Untuk mengurai kepadatan, petugas kepolisian dari Polresta Cirebon melakukan pengaturan lalu lintas secara manual di sejumlah persimpangan.
Sementara itu, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah juga terpantau meningkat, meski masih dapat bergerak.
Peningkatan volume kendaraan diperkirakan akan terus terjadi dan mencapai puncaknya pada Rabu (18/3), terutama untuk kendaraan roda dua. (Johan)












































































































Discussion about this post