KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon meminta kepada perusahaan yang akan melakukan investasi di wilayahnya untuk mengunakan layanan air bersih dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Cirebon, H Imron saat menghadiri Rapat Evaluasi Kinerja dan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Cirebon di salah satu hotel di Kecamatan Kedawung, Selasa (20/5). “Jangan sampai perusahaan ini mengambil air tanahnya dari bawah terus menerus tanpa koordinasi dengan Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon, bisa merugikan masyarakat sekitarnya,” katanya.
Namun, Imron juga meminta kepada Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon untuk siap melayani bilamana ada perusahaan membutuhkan pelayanan air bersih. “Semua kebutuhan perusahaan yang akan mengunakan layanan Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon harus siap. Karena saya menginginkan semua perusahaan mengunakan layanan air bersih milik Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon Tirta Jati,” katanya.
Sementara, Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon, H Suharyadi mengatakan, pihaknya siap memberikan pelayanan air bersih kepada industri-industri yang akan berinvestasi di Kabupaten Cirebon. Menurut Suharyadi, hingga saat ini sudah ada puluhan pabrik yang sudah terlayani oleh Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon.
“Industri yang sudah kita layani ada 19 untuk wilayah timur. Tetapi tidak menutup kemungkinan sudah ada beberapa industri yang akan mengajukan permohonan kepada kita, tapi itu masih dalam proses,” katanya.
Suharyadi menyebut untuk kapasitas air bersih di wilayah timur Kabupaten Cirebon mencapai 100 liter per detik. Palayanan tersebut khusus untuk industri yang ada di wilayah timur termasuk pelanggan yang ada di Waled dan Losari. “Tidak akan berdampak ke pelanggan rumah, karena kami punya 100 liter per detik. Jadi kami siapkan 50 liter per detik untuk industri, sedangkan 50 liter per detik untuk pelanggan domestik. Artinya kalau pun kebutuhan pelanggan rumah tangga kecil kita akan tambahkan untuk industrinya lebih banyak,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Suharyadi, sesuai arahan dari Bupati Cirebon, para calon investor atau calon pelanggan industri wajib menjadi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon. “Hasil rapat evaluasi dan pembinaan oleh Bupati Cirebon, beliau menginstruksikan agar para investor yang akan masuk ke Kabupaten Cirebon, Perumda Air Minum Tirta Jati Kabupaten Cirebon selaku operator Pemda harus memberikan pelayanan air bersih kepada industri yang akan berinvestasi. Sehingga kami dari akhir tahun 2024 sudah memasang jaringan pipa di sepanjang jalur wilayah timur,” katanya. (Ghofar)













































































































Discussion about this post