KAB.CIREBON, (FC).- Bupati Cirebon, H Imron mendorong anak-anak Kabupaten Cirebon agar dapat memanfaatkan waktu siangnya untuk sekolah Madrasah Diniyah (MD). Hal tersebut, kata dia, menyusul masih diberlakukannya syarat masuk SMP bagi murid SD di Kabupaten Cirebon.
Bupati Imron menyatakan, kebijakan tersebut merupakan komitmen Pemkab Cirebon dalam memperkuat pendidikan karakter dan keagamaan bagi generasi muda di Kabupaten Cirebon.
“Ijazah MD masih menjadi syarat murid-murid SD untuk bisa masuk ke SMP. Maka, saya meminta agar para orang tua segera memasukkan anak-anaknya ke MD sejak dini. Sehingga ketika anaknya hendak masuk SMP, sudah memiliki ijazah MD,” kata Imron, kemarin.
Ia menegaskan, Pemkab Cirebon akan terus mendorong masyarakat untuk benar-benar memasukkan anak-anak usia SD masuk ke MD sejak dini sampai mendapatkan ijazah MD. “Jangan sampai ada kesan bahwa masuk SMP seolah-olah dengan beli ijazah MD. Jangan sampai ya,” tegasnya.
Maka dari itu, lanjut Imron, komitmen Pemkab Cirebon dalam mendukung program wajib belajar MD bagi murid SD ini dilakukan juga dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon dan Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) beberapa waktu lalu.
“Anak-anak SD sekarang diwajibkan untuk sekolah MD. Ini sebagai bekal anak-anak kita, agar nanti Kabupaten Cirebon memiliki generasi selain pintar tapi juga agamis,” harap Imron.
Ia menyampaikan, program ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini, tanpa mengesampingkan pendidikan formal. (Ghofar)
















































































































Discussion about this post