KAB. CIREBON, (FC).- Bupati Cirebon merotasi sebanyak 492 pejabat di tengah wabah corona virus disease (Covid-19). Serah terima jabatan tersebut berlangsung tertutup dengan mengedepankan prosedural keprotokolan kesehatan yang berpusat di Ruang Nyimas Gandasari, Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon.
Seremonial pelantikan dilakukan dengan cara menjaga jarak. Hanya diwakilkan oleh satu orang, masing-masing dari perwakilan jabatan eselon II (pejabat tinggi), eselon III, dan eselon IV, serta fungsional.
Bupati Cirebon, H Imron Rosyadi mengatakan, mutasi tersebut dilakukan karena ada 171 lebih kekosongan jabatan. Hal itu disebabkan lantaran banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) pensiun, meninggal dunia dan lain-lain, sehingga mendesak dilakukan ditengah wabah COVID-19.
“Kekosongan tersebut selama ini diisi oleh pejabat pelaksana tugas yang tidak memiliki kewenangan. Secara umum, dilaksanakan melalaui video teleconference,” kata Imron usai melantik.
Imron meminta kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik untuk bahu membahu menangani penyebaran COVID-19 di Kabupaten Cirebon. Terlebih, jumlah ODP semakin meningkat di wilayahnya.










































































































Discussion about this post