Bantuan paket sembako tahap 2 itu akan disebar ke seluruh wilayah kerja Bulog Cirebon, meliputi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan.
Ramadin kembali menegaskan, pihak bulog hanya sebatas pengadaan/penyediaan komoditas jaring pengaman sosial bantuan pemprov tersebut. Untuk penyalurannya, Bulog menggandeng kerjasama dengan Kantor Pos Cirebon.
Dikatakan Ramadin, untuk pendistribusiannya, saat ini pihaknya masih menunggu data hub dari kantor Pos Cirebon. Pihaknya menargetkan sebelum lebaran jumlah bantuan paket sembako ini sudah bisa terdistribusikan.
Untuk mengejar target tersebut, Bulog Cirebon mengoperasikan 10 gudang untuk pengemasan paket sembako. Sebelumnya, di tahap pertama, Bulog Cirebon hanya mengoperasikan 3 gudang yaitu Gudang Bulog Pegambiran, Gudang Bulog Kasonkandel dan Gudang Bulog Bandorasa.
“Kami usahakan sebelum lebaran. Kami sudah menyusun schedulenya. Jadi kalau 170.000 paket, berarti kami dalam 12 hari ini harus memaketkan 17.000 minimal perhari. Tapi kalau dibagi 10 unit gudang, berarti produksinya 1.700 perhari,” jelasnya.
Paket bantuan sembako itu, lanjutnya, sama seperti tahap 1 sebelumnya yang berisi 8 komoditas yang dikemas dalam dus, terdiri dari telor 2 kg, beras 10 kg, minyak goreng 2 kg, gula 1 kg, terigu 1 kg, vitamin C 2 botol, mie instan 16 bungkus, dan makanan kaleng (sarden) senilai Rp350 ribu. (Andriyana)


















































































































Discussion about this post