KUNINGAN, (FC).- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kuningan menggelar road show ke sejumlah kantor partai politik sebagai bagian dari persiapan pengawasan tahapan pemilu serta pemutakhiran data partai politik melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).
“Kunjungan ini merupakan upaya mematangkan persiapan pengawasan pemilu serta memastikan pembaruan data parpol di SIPOL,” ujar Ketua Bawaslu Kuningan, Firman, saat ditemui wartawan, Rabu (2/12).
Firman menegaskan bahwa pemutakhiran data menjadi langkah strategis untuk menjaga akurasi informasi yang menjadi dasar pengawasan.
Menurutnya, data yang baik akan berdampak langsung pada kualitas pengawasan di lapangan.
“Data yang valid dan akurat adalah fondasi utama untuk melakukan pengawasan efektif serta menjaga akuntabilitas di setiap tahapan pemilu,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh partai politik untuk membangun komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang konstruktif dengan Bawaslu.
Hal ini dinilai penting untuk meminimalisir potensi kerawanan maupun sengketa pemilu.
“Keterbukaan data dan komunikasi yang baik dapat menekan potensi sengketa. Kami ingin memastikan semua proses berjalan sesuai aturan,” ungkapnya.
Dalam road show tersebut, Bawaslu menjadwalkan kunjungan ke 11 partai politik sebagai bagian dari pengawasan pemutakhiran data kepartaian.
Ia menyebut, langkah ini dilakukan berdasarkan PKPU Nomor 4 Tahun 2022.
Namun begitu, Firman mengakui adanya sejumlah kendala teknis di internal partai yang ditemui saat kunjungan.
Salah satunya terkait rencana Musyawarah Daerah (Musda) yang berpotensi mengubah struktur kepengurusan.
“Ada partai yang sedang bersiap Musda, sehingga struktur pengurusnya akan berubah. Kondisi ini tentu berdampak pada proses pemutakhiran data di SIPOL,” tuturnya.
Road show ini diharapkan menjadi upaya memperkuat kesiapan pengawasan Pemilu 2025 serta memastikan seluruh parpol memiliki data yang terbarui dan sesuai ketentuan. (Angga)










































































































Discussion about this post