KOTA CIREBON, (FC).- Walikota Cirebon dua periode Nashrudin Azis, memutuskan masuk sebagai kader PDI Perjuangan. Spekulasi bermunculan terkait alasan pindahnya Azis dari Partai Demokrat yang selama ini menaunginya, baik dulu sebagai Ketua DPRD Kota Cirebon hingga kini sebagai Walikota Cirebon.
Atas hal itu, Azis menyampaikan pernyataan pada Selasa (10/1), berkaitan dengan pilihan dan sikap politik yang diputuskannya.
Dikatakan Azis, benar dirinya saat ini telah menjadi anggota atau kader PDI Perjuangan. Masuknya dirinya ke PDI Perjuangan, bukan dengan tujuan untuk mengejar jabatan. Pilihan politik ini diputuskannya dengan pertimbangan yang matang dan atas panggilan hati.
“Saya juga sudah mempelajari banyak hal terkait dengan PDI Perjuangan. Setelah saya pelajari, saya mantap untuk memutuskan bergabung dengan PDI Perjuangan. Ini adalah pilihan politik saya dalam rangka pengabdian diri kepada bangsa dan negara melalui PDI Perjuangan.
Mengenai apakah dirinya akan mencalonkan diri di Pileg atau lainnya pada tahun 2024, dirinya menghormati penuh kewenangan dan keputusan dari Ketua Umum PDI Perjuangan. Yang jelas, dirinya ingin memberi kontribusi yang maksimal bagi PDI Perjuangan.
“Selain itu, saya menghaturkan terimakasih kepada Partai Demokrat, yang selama ini telah mendukung dan bekerjasama dengan saya secara amat baik. Saya berharap Partai Demokrat terus berjaya,” tegasnya.
Meski saat ini dirinya memutuskan jalan politik yang berbeda dengan Partai Demokrat, tapi dipastikannya, tidak ada persoalan apapun antara dirinya dengan Partai Demokrat maupun kader-kadernya. Justru banyak kader di Partai Demokrat adalah sahabat-sahabatnya.
“Mohon maaf jika terdapat kekhilafan maupun kekeliruan, baik lisan maupun tindakan selama saya menjadi bagian dari keluarga besar Partai Demokrat,” tandasnya. (Agus)


















































































































Discussion about this post