KOTA CIREBON, (FC).– Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Cirebon melakukan perubahan sistem kerja kepegawaian dan perkuliahan untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona, Rabu (25/3).
Rektor IAIN Cirebon, Sumanta menjelaskan terkait kebijakannya melakukan perubahan sistem kepegawaian dan perkuliahan tersebut, diantaranya yaitu akan diberlakukan perkuliahan secara online (daring) terhitung sejak tanggal 16 Maret sampai 11 April 2020.
Kemudian kegiatan KKN dan sejenisnya akan dilakukan penjadwalan ulang atau diganti dengan metode lain sesuai keadaan, dan selanjutnya adalah pelaksanaan wisuda yang akan ditunda sampai keadaan benar-benar aman.
“Semua kegiatan yang berhubungan dengan mahasiswa akan di hentikan dulu sampai dengan keadaan benar-benar aman, setelah ada instruksi dari Pemerintah, baru semuanya (kegiatan yang ditunda) akan diinformasikan lagi,” jelas Sumanta.
Sementara itu, untuk perubahan sistem kepegawaian seperti dosen dan tenaga kependidikan wajib bekerja dari rumah (work from home) terhitung dari tanggal 26-31 Maret 2020. Sedangkan Satpam, cleaning service dan sebagainya tetap masuk kampus dengan jadwal yang diatur kehadirannya oleh Subbagian Umum.
Analis organisasi perguruan tinggi pada Subbagian Organisasi dan Hukum, Usman mengungkapkan, dosen dan tenaga kependidikan lainnya, setelah mulai tanggal 1 April masuk kampus, tetapi sistem perkuliahan yang di lakukan masih online yaitu dengan google class room atau sejenisnya.
“Dosen dan tenaga kependidikan bekerja dari rumah terhitung dari tanggal 26 sampai 31 Maret 2020, Perkuliahan online terhitung sejak tanggal 16 Maret sampai 11 April 2020, dosen dan tenaga kependidikan mulai masuk kerja ke kampus tanggal 1 April 2020, untuk dosen melanjutkan perkuliahan online sampai dengan tanggal 11 April 2020 di Kampus,” ungkap Usman. (Indah)












































































































Discussion about this post