Disisi pengabdian kepada masyarakat, lanjut Fauzan. para senior HMI juga bisa berperan dalam berbagai sisi, baik pemerintahan melalui legislatif dan eksekutif, ulama dan peran lainnya.
“Berbagai peran sudah ditunjukkan melalui kiprah alumni HMI, dari semua bidang ada, agama, politik, pemerintahan dan sebagainya,” imbuhnya.
Sementara, tugas lain dari KAHMI adalah untuk membangun tradisi perkaderan dalam tubuh HMI. Sebab, alumni punya tanggungjawab moral bagaimana membangun kualitas kader.
“Jangan juga lupakan peran KAHMI terhadap perkaderan. Sebagai alumni penting untuk terus berkontribusi baik menjadi pemateri maupun juga memberikan dukungan finansial terhadap kader,” ujarnya.
Fauzan juga mengingatkan, bahwa KAHMI lahir dengan motivasi dasar mengonsolidasikan potensi yang ada dari kader-kader HMI, baik secara disiplin ilmu maupun kemampuannya dalam bidang usaha dan lainnya, sehingga hal tersebut harus dilakukan juga oleh pengurus MD KAHMI Kabupaten Kuningan.
“KAHMI lahir dengan dorongan konsolidasi potensi yang ada dalam kader, sehingga distribusi peran bisa diberikan oleh KAHMI terhadap pembangunan di masyarakat dalam berbagai bidang,” katanya.
Di tempat yang sama, Bupati Kuningan H. Acep Purnama berharap KAHMI dengan berbagai potensi yang dimiliki bisa sinergis dengan pemerintah daerah dalam berbagai hal gagasan dan ide untuk pembangunan Kuningan yang lebih baik.
“Saya kira cukup komplit dalam KAHMI dengan banyaknya alumni HMI dari barbagai disiplin ilmu, baik teknokrat, birokrat, enterpreneur sampai dengan tokoh agama, bahkan jurnalis, sehingga tentu hal tersebut sangat bisa memberikan sumbangsih pemikirannya untuk pembangunan daerah,” kata Acep. (Ali)
















































































































Discussion about this post