KAB. CIREBON, (FC).- Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPC Cirebon Raya akan menggelar ajang promosi pariwisata dalam event bertajuk West Java Tourism Exchange (WJTE) pada 10 Oktober 2023 di Hotel Aston Cirebon.
Ketua Penyelenggara WJTE, Tri Novianti mengatakan, event ini akan diikuti oleh 80 Seller dan 180 buyer dari berbagai daerah di Indonesia.
Para pelaku industri pariwisata daerah (Seller) akan dipertemukan dengan para pelaku industri pariwisata daerah destinasi wisata tujuan (Buyer).
Mereka akan bertemu dalam acara yang dirancang dalam bentuk forum Business to Business (B2B) Table Top.
Buyer ini tak hanya dari lokal Cirebon, tetapi juga daerah lain di Jabar, DKI Jakarta dan Banten, DIY Yogyakarta, Jawa Tengah, Solo dan juga dari Purwokerto
“Kemudian untuk Sellernya pun tidak hanya dari lokal kabupaten Cirebon, tapi untuk tahun ini untuk Seller-seller dari kabupaten Cirebon akan hadir lebih banyak dari event tahun-tahun sebelumnya,” kata Tri saat menggelar Press Conference WJTE di Klapa Manis Resto, Senin (2/10).
Ketua ASPPI Cirebon Raya, Abdul Rozak mengatakan, kegiatan WJTE ini diselenggarakan ASPPI berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Cirebon.
Event WJTE digelar dalam rangka membangkitkan promosi pariwisata dan menyongsong beroperasinya penuh Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati pada 29 Oktober mendatang.
Event promosi pariwisata ini kembali digelar setelah 3 tahun lamanya vakum akibat badai pandemi yang membuat industri pariwisata mengalami kerterpurukan.
Rozak mengatakan, beropoerasinya penuh BIJB menjadi momentum untuk dapat segera menangkap peluang untuk menarik wisatawan melalui gelaran event WJTE ini.
“Jangan sampai nanti tamu-tamu yang transit di Kertajati dia hanya lewat saja. Dia tidak ke Cirebon tapi langsung ke Bandung, atau mungkin dia mampir di Sumedang dan Subang yang ada wisata terdekat. Oleh karenanya ini perlu kita jaga, perlu kita pagari, pokoknya sebelum ke Bandung harus mampir dulu ke Cirebon,” kata Rozak
ASPPI mengudang para travel agent owner sebagai buyer untuk mengetahui langsung potensi-potensi kepariwisataan yang ada di Jawa Barat, khususnya di Cirebon Raya.
Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Cirebon, Amin Mugni yang hadir dalam press conference tersebut menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan acara WJTE oleh ASPPI Cirebon Raya.
Sekdis Amin dalam kesempatan itu juga memaparkan secara umum gambaran kepariwisataan yang ada di Kabupaten Cirebon serta dukungan program-program event pariwisata.
Pihaknya juga bersama Bapelitbangda tengah mengagas penyelenggaraan event-event yang berskala nasional maupun Internasional.
“Pariwisata itu merupakan sektor yang sangat seksi, sangat ideal untuk kota jadikan sasaran kegiatan yang dapat menghasilkan keuntungan untuk kita semua
Menurutnya, kegiatan ini menjadi kunci keberhasilan dari promosi pariwisata.
‘Kami juga dari dinas mohon masukan dari ASPPI apa yang bisa diregulasikan mengenai kebijakan-kebijakan yang mendukung program dari ASPPI ini,” kata Sekdis Amin. (Andriyana)















































































































Discussion about this post