KOTA CIREBON, (FC).- Merebaknya virus corona atau Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang mewabah di Indonesia belakangan ini telah mempengaruhi tingkat hunian kamar (okupansi) hotel di Kota Cirebon.
General Manager Grage Grand Business Hotel Cirebon, Satrio mengatakan, tingkat okupansi hotel mengalami penurunan drastis akibat dampak pandemi COVID-19 tersebut.
“Untuk bisnis hotel kita sudah terdampak itu di pertengahan Maret. Di tanggal 15 itu sudah mulai terdampak dari Covid-19 ini dengan okupansi yang cukup drastis turunnya. Hampir 40 persen kita turun untuk dari sisi okupansi,” kata Satrio.
Untuk rata-rata harian, tingkat okupansi di Grage Grand Business Cirebon saat ini hanya 7 persen untuk kategori hotel kelas bintang 4. Melihat kondisi ini, manajemen memutuskan untuk menutup operasional sementara operasional mulai tanggal 1 sampai 30 April 2020.
“Kita memutuskan untuk menutup operasional sementara. Ketika kondisi sudah kondusif, kita akan announcement (pengumuman) untuk pembukaan kembali,” tukas Satrio saat menggelar press conference, Senin (30/3).
Penutupan ini juga sebagai upaya mendukung pemerintah mencegah penyebaran COVID-19, serta sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi masyarakat saat ini terkait hal tersebut.
Upaya pencegahan COVID-19 sudah dilakukan manajemen hotel, diantaranya dengan melakukan penyemprotan disinfektan seluruh fasilitas dan area hotel.
“Dengan penutupan sementara ini, kita akan melakukan general cleaning yang benar-benar detail sampai ke kamar-kamar. Seluruh area, seluruh gedung hotel itu akan kita sterilkan untuk benar-benar menjaga kesehatan baik dari karyawan, tamu maupun pengunjung yang datang ke hotel kami,” katanya. (Andriyana)














































































































Discussion about this post